Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ribuan Warga Nikmati 14,2 Ton Ikan

Muhammad Sholehudin Al Ayubi • Selasa, 17 September 2024 | 11:30 WIB
AGENDA TAHUNAN: Bupati Berau Sri Juniarsih,  dan Wakil Bupati Berau Gamalis, ikut beramai-ramai membakar ikan pada Irau Manutung Jukut ke-8 tahun 2024.
AGENDA TAHUNAN: Bupati Berau Sri Juniarsih, dan Wakil Bupati Berau Gamalis, ikut beramai-ramai membakar ikan pada Irau Manutung Jukut ke-8 tahun 2024.

TANJUNG REDEB - Event tahunan Manutung Jukut (bakar ikan) yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Berau dan Tanjung Redeb diikuti antusias masyarakat, kemarin (16/9).

Ribuan warga memadati kawasan yang dijadikan lokasi membakar total 14,2 ton ikan segar yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Antasari, Panglima Batur, Gajah Mada I dan Gajah Mada II, serta Jalan Kapten Tendean.

Meski matahari sejak pagi cukup terik, tak meredupkan semangat peserta membakar ikan, maupun pengunjung untuk menikmati ikan secara gratis di setiap stand yang disediakan.

Kegiatan ini juga terus dilakukan, sebagai upaya promosi dan pengembangan potensi perikanan di Kabupaten Berau yang melimpah, hingga disebut sebagai upaya menekan terjadinya stunting di Bumi Batiwakkal -sebutan Kabupaten Berau.

Bupati Berau Sri Juniarsih, yang membuka kegiatan menilai perayaan Manutung Jukut tahun ini jauh lebih meriah dari sebelumnya. Daya tarik dari sektor perikanan tersebut diharapkan dapat bermanfaat dan memberikan kegembiraan bagi masyarakat Kabupaten Berau.

"Pemkab Berau berkomitmen menyukseskan kegiatan ini dalam upaya pencegahan stunting menuju generasi emas menuju 2045. Makan ikan ini merupakan kegiatan rutin yang harus dilaksanakan, dan tentunya dibutuhkan kerja sama yang baik dengan seluruh stakeholder," ucapnya, Senin (16/9).

Kegiatan tersebut juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Berau 2006-2026. Yang mana arah kebijakan pembangunan pada tahap empat, salah satunya difokuskan pada pengembangan nilai tambah ekonomi komoditas perikanan dan kelautan.

"Ini penting, seiring dengan posisi Berau sebagai salah satu mitra IKN. Diharapkan Berau menjadi daerah yang mendukung ketahanan pangan dan gizi nasional," tuturnya.

Bupati juga memberikan perhatian lebih kepada sektor perikanan, terutama dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan juga program pencegahan stunting. Ke depan diharapkannya, dengan gemar makan ikan dapat meningkatkan kualitas SDM yang ada. Besarnya potensi perikanan di Berau harus dapat dimanfaatkan dengan baik.

"Ikan adalah sumber protein yang sangat berkualitas tinggi, dan sangat penting dalam pencegahan stunting. Karana kami sangat serius dalam pencegahan tersebut," tegasnya.

Namun, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Butuh kerja sama antara seluruh elemen masyarakat dan stakeholder terkait.

Diharapkan ke depan akan tercipta generasi yang lebih baik.
Lanjutnya, dengan mengonsumsi ikan yang cukup, masyarakat Berau diharapkan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Generasi yang kuat dan cerdas ditekankannya, ialah modal utama untuk membangun bangsa.

"Karena itu, saya mengajak semua orang untuk mengonsumsi ikan dan gemar makan ikan. Selain enak, juga relatif murah harganya dibanding dengan sumber protein hewani lainnya," kata Sri.

"Mari kuatkan komitmen dengan aksi nyata untuk derajat kesejahteraan masyarakat Berau yang lebih tinggi," ajaknya.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Berau, Jaka Siswanta menyebut, dalam agenda tahun ini pihaknya mengangkat tema "Manutung Jukut Mencegah Stunting Menuju Generasi Emas 2045".

Pihaknya mengaku menyiapkan 406 petak dengan sebanyak 380 peserta yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), perusahaan, perbankan, dan swasta. Serta masyarakat umum mulai dari sekolah, paguyuban, hingga organisasi masyarakat (ormas).

Agenda ini katanya, digadang sebagai daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisata domestik, maupun mancanegara ke Kabupaten Berau.

"Manutung Jukut juga diharapkan dapat meningkatkan pergerakan ekonomi, khususnya di sektor UMKM," ucapnya. (*/aja/sam)

 
Editor : Muhammad Sholehudin Al Ayubi
#berau #ikan #Irau Manutung Jukut