TANJUNG REDEB – Penerbangan Berau-Jogjakarta akan segera terlaksana di Berau. Penerbangan ini, merupakan penerbangan pertama yang menghubungkan Berau dengan Jogjakarta. Hal ini juga merupakan pilihan masyarakat, berdasarkan kuisioner yang disebar Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau sebelumnya.
Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin menyebut, penerbangan ini terwujud lantaran Jogjakarta berada di posisi pertama dari 3 kota yang paling dinginkan masyarakat, dengan 41 persentase yang diperoleh.
"Jadi Jogjakarta itu pertama, kedua Makassar dan ketiga Bali yang akhirnya terpaksa ditunda karena okupansinya tidak memenuhi," ujarnya, Selasa (27/8).
Penerbangan dengan rute Berau-Jogjakarta dan sebaliknya akan mulai melayani penumpang mulai 29 dan 31 Agustus ini, atau lebih tepatnya pada Kamis dan Sabtu minggu terakhir bulan ini. Namun, untuk periode September, layanan akan dilakukan sebanyak 3 kali seminggu pada hari Rabu, Jumat dan Minggu.
“Pemilihan ini karena dinilai maskapai merupakan waktu-waktu yang tepat, sehingga bisa berangkat Jumat dan pulang Minggu,” paparnya.
Rute penerbangan ini, tambahnya hadir sebagai sebuah simbol pihaknya telah jauh melangkah dan terus bergerak maju, membangun konektivitas, dan menciptakan peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Berau.
“Tentu ini menjadi harapan, agar Berau semakin luas untuk dijangkaunya,” ungkapnya.
Pembukaan rute ini, kata Ferdinan diharapkan menghubungkan dua daerah dengan potensi pariwisata yang besar. Hal ini, kata Ferdinan bukan hanya sekedar pencapaian mobilitas yang lebih mudah, tetapi juga membuka peluang yang tak terbatas untuk pengembangan sektor lainnya.
“Bayangkan saja, sebuah penerbangan langsung yang menghubungkan salah satu permata tersembunyi di Kalimantan Timur dengan kota legendaris Yogyakarta,” paparnya.
Untuk Kabupaten Berau, ini adalah kesempatan emas, tidak hanya warga Berau yang sekarang bisa terbang langsung ke Jogjakarta tanpa harus repot-repot transit di kota lain. Tetapi juga ini membuka pintu lebar-lebar bagi wisatawan dan pelaku bisnis dari Jogjakarta dan sekitarnya untuk menjelajahi pesona Berau yang luar biasa.
“Ini membuka peluang lebih mudah untuk menjelajahi indahnya Kepulauan Derawan, Maratua dan wisata bahari lainnya,“ jelasnya.
Selain dampak pariwisata, rute ini juga sangat berharga dalam meningkatkan perdagangan ekspor–impor dan investasi antara Berau dan Jogjakarta. Dengan akses yang lebih mudah, pelaku bisnis dari Jogjakarta bisa menjalin kerja sama dengan para pengusaha di Berau, terutama dalam sektor-sektor yang Berau unggulkan seperti perikanan, perkebunan, pertanian, dan tentu saja, pariwisata.
“Investasi baru bisa mengalir ke Berau, menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat setempat,” ungkapnya.
“Dengan segala potensi yang ada, rute ini akan menjadi salah satu penggerak utama dalam membangun masa depan yang lebih cerah bagi Berau,” sambungnya.
Untuk memaksimalkan promosi, UPBU Kelas I Kalimarau juga membuka stan di gelaran Berau Expo yang berlangsung saat ini. Di mana, masyarakat bisa mengakses informasi perkembangan penerbangan di Berau.
Selain itu, expo juga dirangkai dengan kegiatan menarik, bahkan bakal ada hadiah undian berupa tiket gratis penerbangan dari Berau menuju Jogjakarta, Jakarta dan Surabaya secara gratis.
“Jadi masyarakat kami undang, untuk melihat-lihat di stan kami, dan juga untuk meraih potensi dapat hadiah juga,” tandasnya. (sen/arp)