BATU PUTIH - Seorang remaja berusia 18 tahun dikabarkan meninggal dunia saat beriwsata di Danau Tulung Ni Lenggo, Tembudan, Batu Putih, Jumat (10/5).
Ketua BUMK Kampung Tembudan yang mengelola Tulung Ni Lenggo, Arif, membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan, korban tenggelam tersebut setelah dievakuasi dari tengah telaga langsung dilarikan ke UPT Puskesmas Batu Putih.
"Benar ada pengunjung tenggelam, tadi sudah dibawa ke Puskesmas Batu Putih," katanya.
Dijelaskannya, korban tenggelam tersebut pria dewasa berasal dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kedatangannya ke objek wisata Telaga Biru karena ada kegiatan di Kecamatan Talisayan.
"Korban dari Tanjung Selor ada acara ke Kampung Eka Sapta di Talisayan," tandasnya.
Sementara itu, salah seorang petugas kesehatan di Puskesmas Batu Putih, Elly Afiani, menyampaikan, ada dua orang yang dievakuasi dari lokasi kejadian pada pukul 12.59 Wita, dan sampai di unit darurat Puskesmas Batu Putih sekira pukul 13.19 Wita.
"Informasinya satu orang meninggal dunia di tempat. Satu orang lainnya selamat," pungkasnya.
Terpisah, Kasi Humas Polres Berau, Iptu Suradi menuturkan, pada hari kejadian, Rombongan Keuskupan dari Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara, sekitar jam 10.00 Wita sampai dan mandi di wisata Telaga Biru Kampung Tembudan, Batu Putih. “Mereka rombongan yang datang ke sana memang,” ujarnya.
Sekitar jam 11.30 Wita, korban bersama temannya menaiki satu pelampung ban. Pada saat korban melompat dari ban, teman korban tergoncang dan lepas pegangan dari ban dan tenggelam, sehingga korban berupaya menolong teman korban kembali ke ban. Akan tetapi, setelah itu korban sendiri yang jatuh tenggelam ke dasar danau di kedalaman sekitar 9 meter.
“Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, korban berencana menolong, nahasnya justru korban yang tenggelam,” paparnya.
Setelah diupayakan penyelamatan sampai jam 13.00 Wita, korban berhasil dievakuasi dan dinyatakan sudah meninggal oleh dokter Puskesmas Batu Putih yg datang ke lokasi kejadian.
“Tentu ini menjadi pengingat kita semua untuk berhati-hati meski sedang berwisata,” pungkasnya. (sen/sam)