Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Semangat, Atlet Berau Tetap Konsisten Jalankan Latihan Mandiri

Nurismi • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:25 WIB
TERUS BELATIH: Para atlet Dayung Kabupaten Berau terus fokus latihan untuk hasil yang maksimal di Porprov. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
TERUS BELATIH: Para atlet Dayung Kabupaten Berau terus fokus latihan untuk hasil yang maksimal di Porprov. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Keterbatasan anggaran persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur VIII, tak menyurutkan semangat atlet Kabupaten Berau untuk terus berlatih.

Sejumlah cabang olahraga (cabor) tetap menjalankan program latihan secara mandiri demi mempersiapkan diri menghadapi pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Berau, Taupan Madjid, mengapresiasi semangat para atlet dan pengurus cabor yang tetap konsisten menjalani latihan di tengah keterbatasan dukungan anggaran.

Menurutnya, dedikasi para atlet yang terus mempersiapkan diri menunjukkan besarnya keinginan untuk memberikan hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Berau di ajang Porprov mendatang.

Taupan mengungkapkan, sejumlah cabor saat ini telah mengambil inisiatif untuk melaksanakan latihan secara mandiri.

Kendati dukungan anggaran belum maksimal, para atlet tetap berupaya menjaga kondisi fisik, meningkatkan kemampuan, serta mematangkan persiapan agar dapat bersaing dengan atlet dari kabupaten dan kota lain di Kalimantan Timur. 

“Kami mengapresiasi seluruh cabor yang tetap semangat berlatih di tengah keterbatasan anggaran saat ini. Ini menunjukkan bahwa para atlet memiliki tekad kuat untuk membela Kabupaten Berau dan memberikan prestasi terbaik,” ujarnya.

Ia berharap kondisi anggaran yang terbatas tidak mematahkan semangat para atlet dalam mempersiapkan diri.

Sebaliknya, motivasi dan kedisiplinan harus tetap dijaga agar kesempatan tampil di Porprov dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan sejak dini menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan.

Karena itu, semangat para atlet yang tetap berlatih secara mandiri patut mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak. 

“Harapan kami, keterbatasan ini tidak menyurutkan semangat atlet. Mereka harus tetap fokus berlatih dan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar nantinya bisa tampil maksimal serta membawa nama baik Bumi Batiwakkal,” tambahnya.

Salah satu cabor yang tetap menjalankan latihan secara mandiri adalah Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Berau.

Cabor ini terus mempersiapkan atletnya agar mampu bersaing dan meraih hasil membanggakan pada Porprov Kaltim VIII.

Ketua PODSI Berau, Aji Awang Idris, mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya bersama para atlet binaannya masih rutin menjalankan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tersebut. 

“Di tengah keterbatasan anggaran, latihan tetap diupayakan berjalan secara konsisten. Dalam sepekan, para atlet dayung setidaknya menjalani latihan dua hingga tiga kali untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus meningkatkan kemampuan teknik,” tuturnya.

Menurut Aji, konsistensi latihan menjadi hal penting karena cabang olahraga dayung membutuhkan kesiapan fisik, kekuatan, ketahanan, serta kekompakan atlet untuk bisa tampil optimal dalam pertandingan.

“Target kami jelas, yakni bisa membawa nama Kabupaten Berau dan memberikan hasil terbaik hingga ke podium,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keterbatasan yang dihadapi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti mempersiapkan diri. Para atlet harus tetap menjaga semangat dan disiplin agar kemampuan yang telah dibangun melalui latihan dapat ditampilkan saat pertandingan berlangsung. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
KONI Berau Keterbatasan Anggaran