BERAU POST – Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), khususnya sektor kerajinan dan wastra, untuk tidak berhenti melakukan pengembangan produk.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, semangat berinovasi menjadi salah satu hal penting agar produk kerajinan dan wastra lokal mampu berkembang mengikuti kebutuhan pasar.
Pelaku UMKM juga diharapkan berani mengeksplorasi berbagai ide baru tanpa meninggalkan karakter dan identitas lokal.
“Kita terus menyemangati dan mendorong pelaku UMKM terus berinovasi dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, pengembangan produk tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas bahan maupun proses produksi. Eksplorasi dapat dilakukan melalui berbagai aspek, mulai dari gaya, model, motif, warna, hingga filosofi yang diangkat dalam sebuah produk.
Langkah tersebut dinilai penting agar produk UMKM Berau dapat memiliki pilihan yang semakin beragam. Dengan demikian, produk lokal tidak hanya menyasar kelompok atau generasi tertentu, tetapi mampu diterima oleh masyarakat dengan latar belakang dan selera yang berbeda.
“Kamu juga melalui bidang-bidang yang ada terus mengoptimalisasi potensi yang ada dengan pendampingan,” ujarnya.
Diskoperindag Berau pun mendorong para pelaku usaha untuk melihat perkembangan tren sebagai peluang dalam menciptakan produk yang lebih adaptif. Namun, inovasi tersebut tetap diharapkan memiliki keterkaitan dengan kekayaan budaya dan potensi daerah.
Pengembangan wastra, misalnya, dapat dilakukan dengan menghadirkan motif maupun desain yang lebih modern sehingga tetap relevan digunakan generasi muda.
Sementara unsur tradisional dapat dipertahankan melalui filosofi, cerita, maupun identitas budaya yang melekat pada produk.
Eva menilai, keberanian mengeksplorasi ide menjadi bagian penting dalam proses UMKM untuk naik kelas. Produk yang terus dikembangkan akan memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Dorongan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat keberadaan produk lokal. UMKM tidak hanya diharapkan mampu menghasilkan produk, tetapi juga membangun karakter produk yang memiliki nilai jual dan daya saing.
Karena itu, Diskoperindag Berau berharap pelaku kerajinan dan wastra tidak cepat puas dengan produk yang sudah dihasilkan. Kreativitas dan inovasi perlu terus dijaga agar produk lokal dapat mengikuti perkembangan zaman sekaligus tetap membawa identitas Berau.
“Dengan semakin banyaknya eksplorasi dari sisi gaya, model, motif, filosofi hingga pemanfaatan bahan, produk UMKM Berau diharapkan dapat diterima lebih luas lintas generasi,” paparnya.
Pada akhirnya, pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sektor kerajinan dan wastra, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi UMKM Berau untuk memperluas pasar, meningkatkan nilai ekonomi produk, serta semakin dikenal di tingkat yang lebih luas. (sen/hmd)
Editor : Nurismi