BERAU POST – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, kembali menyiapkan pelaksanaan Karrap Fest yang rencananya berlangsung pada November mendatang.
Kabid Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan pihaknya saat ini masih menyusun konsep kegiatan Karrap Fest. Nantinya diharapkan menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif sekaligus ruang bagi anak muda Berau untuk menampilkan berbagai potensi dan bakat yang dimiliki.
“Konsep pelaksanaan Karrap Fest saat ini masih dalam tahap penyusunan,” ungkapnya, Senin (21/9). Namun, secara umum kegiatan tersebut direncanakan menggunakan lokasi yang sama seperti pelaksanaan sebelumnya, yakni di Amphiteater yang berada di Jalan Haji Isa I.
Lanjutnya, Karrap Fest tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan hiburan, tetapi juga menjadi ruang apresiasi terhadap karya dan kreativitas masyarakat. Berbagai subsektor ekonomi kreatif akan dilibatkan, sehingga kegiatan tersebut dapat mempertemukan pelaku usaha, seniman, komunitas kreatif, serta generasi muda dalam satu ruang kegiatan.
Ekonomi kreatif dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat di Kabupaten Berau.
Potensi tersebut terlihat dari beragam subsektor yang berkembang di daerah, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, fesyen, hingga karya-karya kreatif lainnya.
Pengembangan ekonomi kreatif juga berjalan beriringan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pariwisata. Peningkatan kualitas layanan kepariwisataan menjadi bagian penting agar potensi wisata Berau dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Dalam pelaksanaan Karrap Fest, nantinya pengunjung akan disuguhi berbagai pertunjukan seni. Seperti, tari kreasi tradisional, musik akustik, pantomim, band lokal, serta sejumlah pertunjukan seni modern.
“Keberagaman pertunjukan tersebut diharapkan memberikan ruang bagi talenta lokal untuk tampil di hadapan masyarakat,” ucapnya.
Tidak hanya menjadi tontonan, panggung Karrap Fest juga menjadi kesempatan bagi insan muda Berau untuk memperkenalkan kemampuan mereka dan membangun pengalaman dalam kegiatan seni dan ekonomi kreatif.
Selain pertunjukan, area sekitar Taman Sanggam juga akan diisi puluhan tenant yang melibatkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Produk yang ditampilkan beragam, mulai dari kerajinan, kuliner khas daerah, busana hingga berbagai produk desain kreatif.
Pihaknya ingin memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat. Yang tentunya dapat membuka peluang pasar baru bagi produk-produk lokal.
“Karrap Fest menjadi salah satu program yang menggabungkan pengembangan ekonomi kreatif dengan promosi pariwisata,” sambungnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan potensi kreativitas masyarakat sekaligus membangun daya tarik kegiatan wisata di daerah.
Pelaksanaan Karrap Fest tahun ini akan diarahkan tidak hanya sebagai agenda pertunjukan, tetapi juga sebagai ruang bertemunya berbagai potensi kreatif masyarakat Berau. (aja/hmd)
Editor : Nurismi