Diskoperindag Berau Dorong Koperasi Desa Merah Putih Manfaatkan Potensi dan Sumber Daya Lokal

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 17:50 WIB
SDA: Diskoperindag Berau terus mendorong KDMP di setiap kampung mulai mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi lokal di wilayah masing-masing. (BERAU POST)
SDA: Diskoperindag Berau terus mendorong KDMP di setiap kampung mulai mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi lokal di wilayah masing-masing. (BERAU POST)

BERAU POST — Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), di setiap kampung mulai menjalankan kegiatan usaha dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya alam (SDA) lokal yang tersedia di wilayah masing-masing.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan pendampingan terhadap KDMP saat ini masih difokuskan pada penguatan kelembagaan dan manajemen.

“Sejumlah pelatihan juga telah diberikan kepada para pengurus untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola koperasi,” ucapnya, Rabu (16/9).

Adapun salah satu koperasi yang berprestasi adalah KDMP Tabalar Muara. Bahkan, KDMP tersebut sangat berprestasi lantaran berhasil memperoleh omzet sebesat Rp 4 miliar dalam dua bulan terakhir. Dengan unit usaha jasa angkut CPO sesuai potensi kampung, menjadi contoh koperasi yang telah memulai menjalankan kegiatan usaha sebelum mendapat modal dari Pemerintah Pusat.

Perkembangan tersebut terlihat dari kegiatan usaha yang telah berjalan, bertambahnya jumlah anggota, hingga pelaksanaan rapat anggota tahunan.

“KDMP Tabalar Muara ini sudah berjalan bagus bisnis usahanya. Mereka juga sudah melakukan rapat anggota tahunan dan anggota koperasinya semakin bertambah,” ujarnya.

Ia mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada KDMP Tabalar Muara merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi dari Pemerintah Kabupaten Berau. Harapannya, capaian tersebut dapat mendorong KDMP lainnya untuk mulai mengembangkan kegiatan usaha sesuai potensi yang ada di masing-masing kampung.

“Semoga KDMP yang lainnya juga termotivasi untuk mulai menjalankan usahanya dengan memberdayakan potensi lokal yang ada di daerah masing-masing,” katanya.

Eva menilai, keterlibatan masyarakat dalam pengembangan usaha juga menjadi bagian penting dalam keberlangsungan koperasi. Hal tersebut terlihat pada KDMP Tabalar Muara yang mengembangkan modal usaha melalui investasi dari masyarakat yang menjadi anggota koperasi.

“Modal mereka dari investasi masyarakat yang menjadi anggota. Itulah yang sangat kita apresiasi,” ujarnya.

Ia berharap perkembangan KDMP Tabalar Muara dapat menjadi pemacu bagi koperasi lainnya di Berau untuk tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi mulai mengembangkan kegiatan usaha yang memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.

Pihaknya akan melanjutkan pendampingan melalui penguatan kelembagaan, manajemen, serta pelatihan bagi pengurus KDMP. Dengan begitu, koperasi diharapkan mampu mengelola potensi lokal menjadi kegiatan usaha yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Diberitakan sebelumnya, KDMP Tabalar Muara, Kecamatan Tabalar, Kabupaten Berau, mendapat apresiasi sebagai salah satu KDMP berprestasi di Kabupaten Berau. Penghargaan tersebut diserahkan setelah upacara peringatan Hari Jadi ke-73 Kabupaten Berau dan Hari Ulang Tahun ke-216 Kota Tanjung Redeb di Lapangan GOR Pemuda, Selasa (15/9).

Sekretaris KDMP Tabalar Muara, Yuni Setia Arini, mengatakan koperasi yang berada di Kampung Tabalar Muara tersebut saat ini menjalankan usaha jasa angkutan crude palm oil (CPO).

Adapun pengembangan usaha koperasi awalnya melibatkan masyarakat, terutama melalui investasi agar kegiatan usaha dapat terus berjalan dan berkembang.

Dalam dua bulan terakhir omzet koperasi telah menembus lebih dari Rp 4 miliar. Besaran pendapatan tersebut turut bergantung pada jumlah kapal yang masuk dan aktivitas pengangkutan CPO.

“Untuk saat ini kami baru menjalankan jasa angkut CPO. Dengan cara mengajak masyarakat untuk berinvestasi di KDMP agar kegiatan koperasi dapat terus berjalan,” katanya.

Disebutnya, KDMP Tabalar Muara tergolong masih baru dalam menjalankan kegiatan usahanya. Yakni, dimulai pada akhir 2025. Namun, kegiatan usaha yang dijalankan telah menghasilkan omzet yang cukup besar dalam waktu dua bulan terakhir.

Ia berharap apresiasi yang diterima dapat menjadi dorongan bagi pengurus koperasi untuk terus mengembangkan kegiatan usaha. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
sumber daya lokal Diskoperindag Berau