Antrean Panjang BBM di Sejumlah SPBU Berau Ganggu Lalu Lintas, Satlantas Turun Tangan

Nurismi • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:45 WIB
PADAT MERAYAP: Satlantas Polres Berau terus berupaya dalam pengawasan antrean yang menganggu arus lalu lintas. (BERAU POST)
PADAT MERAYAP: Satlantas Polres Berau terus berupaya dalam pengawasan antrean yang menganggu arus lalu lintas. (BERAU POST)

BERAU POST – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Berau yang mengular hingga badan jalan mulai dikeluhkan masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam padat kendaraan. Menanggapi keluhan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Berau memastikan kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU menjadi perhatian serius.

Personel terus melakukan pemantauan sekaligus penertiban untuk mencegah antrean kendaraan semakin meluas dan mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengakui bahwa antrean kendaraan di sejumlah SPBU memang cukup panjang.

Bahkan, pada kondisi tertentu antrean kendaraan dapat memanjang hingga ke badan jalan. Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan karena dapat menghambat pergerakan kendaraan lain yang melintas. Terlebih, sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi SPBU juga merupakan jalur yang cukup ramai dilalui masyarakat. 

“Memang dengan adanya antrean kendaraan di beberapa SPBU, terutama karena kondisi kelangkaan BBM, cukup mengganggu pengguna jalan. Karena itu, ini menjadi perhatian kami,” ujarnya.

Rhondy menjelaskan, meningkatnya antrean tidak terlepas dari kondisi ketersediaan BBM yang membuat masyarakat memilih datang lebih awal dan mengantre untuk mendapatkan bahan bakar.

Akibatnya, jumlah kendaraan yang menunggu pengisian di beberapa SPBU meningkat cukup signifikan. Untuk mengantisipasi dampak terhadap lalu lintas, pihaknya telah menugaskan personel untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik SPBU yang memiliki potensi menimbulkan kepadatan.

Personel tidak hanya melakukan pengawasan terhadap antrean, tetapi juga mengatur kendaraan agar tidak mengambil badan jalan secara berlebihan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan yang tidak sedang mengantre BBM tetap dapat melintas dengan aman dan lancar. 

“Kami sudah menugaskan personel untuk terus memantau dan melakukan penertiban. Tujuannya agar arus lalu lintas tetap berjalan dengan baik dan lancar,” jelasnya.

Ia menegaskan, masyarakat yang mengantre BBM juga diharapkan dapat memahami kondisi pengguna jalan lainnya.

Kendaraan yang mengantre sebisa mungkin tidak sampai menutup akses jalan maupun menghambat kendaraan dari arah berlawanan.

Menurut Rhondy, penertiban tersebut bukan untuk menghambat masyarakat yang sedang berupaya mendapatkan BBM, melainkan menjaga agar aktivitas pengisian bahan bakar tetap berlangsung tanpa mengorbankan kepentingan pengguna jalan lainnya. 

“Kami memahami masyarakat memang membutuhkan BBM. Tetapi di sisi lain, pengguna jalan juga memiliki hak untuk mendapatkan akses jalan yang aman dan lancar,” tegasnya.

Sebelumnya, salah seorang warga Tanjung Redeb Hermawan, mengatakan kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait.

Menurutnya, antrean kendaraan sebenarnya merupakan hal yang tidak dapat dihindari ketika terjadi peningkatan kebutuhan BBM. Namun, pengaturan kendaraan harus tetap dilakukan agar tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.  

“Antrean di beberapa SPBU sudah cukup panjang dan sampai mengganggu arus lalu lintas,” ujarnya. 

Ia berharap pengelola SPBU dapat berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengaturan antrean, terutama ketika jumlah kendaraan yang mengisi BBM mengalami peningkatan.

Menurutnya, keberadaan petugas yang membantu mengatur kendaraan di sekitar SPBU dinilai penting untuk mencegah antrean meluber terlalu jauh ke badan jalan. Dengan begitu, kendaraan yang tidak berkepentingan mengisi BBM tetap dapat melintas dengan lancar.  

“Harapannya ada pengamanan atau petugas yang mengatur di lokasi. Antrean tetap bisa berjalan, tetapi jangan sampai membuat jalan menjadi macet. Ini penting supaya kondisi lalu lintas tetap tertata,” katanya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
antre bbm Satlantas Polres Tarakan