BMKG Berau Sebut Peluang Hujan Masih Tinggi, Penanganan Titik Panas di Lapangan Terbantu

Nurismi • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 17:05 WIB
BERJIBAKU: Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kobaran si jago merah yang masih melanda beberapa kawasan di Berau.
BERJIBAKU: Petugas gabungan terus berupaya memadamkan kobaran si jago merah yang masih melanda beberapa kawasan di Berau.

BERAU POST – Turunnya hujan di sejumlah wilayah Kabupaten Berau, dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian Wakil Bupati Berau, Gamalis.

Kondisi tersebut disambut baik karena dinilai menjadi angin segar di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih dilakukan di sejumlah wilayah.

Gamalis mengatakan, turunnya hujan tentu menjadi kabar yang menggembirakan bagi masyarakat Berau. Terlebih bagi para petugas yang saat ini masih berjibaku melakukan pemadaman dan penanganan karhutla di lapangan.

Menurutnya, hujan dapat membantu mengurangi kondisi lahan yang kering serta menekan potensi meluasnya kebakaran.

Selain itu, kondisi tersebut juga diharapkan dapat meringankan pekerjaan para petugas yang selama ini harus menghadapi medan dan kondisi cuaca yang cukup berat. 

“Tentu kita bersyukur dengan turunnya hujan. Ini menjadi kebahagiaan bagi masyarakat, khususnya bagi para petugas yang saat ini masih berjibaku menangani karhutla,” ujar Gamalis.

Meski demikian, Gamalis mengingatkan agar turunnya hujan tidak membuat kewaspadaan terhadap potensi karhutla menurun.

Menurutnya, penanganan kebakaran tetap harus dilakukan secara maksimal, mengingat kondisi lahan yang kembali kering dapat sewaktu-waktu memicu munculnya titik api.

Ia berharap potensi hujan yang terjadi dalam beberapa hari ke depan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi lingkungan di Berau sekaligus membantu proses pemadaman di wilayah yang masih terdampak karhutla.

Sementara itu, Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, membenarkan adanya potensi hujan dalam beberapa hari ke depan. Berdasarkan kondisi cuaca yang dipantau, sejumlah wilayah di Berau masih memiliki peluang mengalami hujan. 

“Memang untuk beberapa hari ke depan masih ada potensi hujan turun,” kata Ade.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi kabar baik di tengah situasi karhutla yang terjadi di Berau. Hujan yang turun diharapkan dapat membantu membasahi lahan dan menekan munculnya hotspot atau titik panas.

Dengan adanya potensi hujan tersebut, Ade berharap kondisi cuaca dapat membantu proses pengendalian karhutla.

Namun, masyarakat tetap diminta waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan yang masih memiliki kondisi lahan kering. 

“Dengan adanya potensi hujan ini tentunya bisa membantu menekan hotspot panas yang ada di Berau,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
potensi hujan BMKG Berau karhutla