Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, mengatakan aktivitas penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta telah kembali berjalan normal sejak Selasa (8/9) dini hari.
“Alhamdulillah, per Selasa (8/9) pukul 00.00 WIB atau 01.00 WITA, operasional kembali normal,” ujarnya.
Sebelumnya, gangguan penerbangan berlangsung selama dua hari, yakni Minggu (6/9) dan Senin (7/9). Dampak kondisi tersebut membuat sejumlah penerbangan mengalami penyesuaian, termasuk penerbangan Batik Air pada rute Jakarta-Berau yang mengalami pembatalan.
Menurut Patah, gangguan tersebut berkaitan dengan kondisi di Bandara Soekarno-Hatta yang terdampak hujan abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap operasional penerbangan yang memiliki keterkaitan dengan rute Jakarta dan Berau.
“Penerbangan rute Berau-Jakarta sempat terganggu selama dua hari,” katanya.
Dengan kembali normalnya operasional Bandara Soekarno-Hatta, aktivitas penerbangan rute Berau-Jakarta maupun sebaliknya diharapkan dapat kembali berjalan seperti biasa.
Namun, jadwal penerbangan selanjutnya tetap bergantung pada pengajuan serta keputusan masing-masing maskapai.
Patah menjelaskan pihak Bandara Kalimarau tetap menyesuaikan pelayanan penerbangan dengan pengajuan yang disampaikan maskapai.
“Untuk penerbangan berikutnya, menyesuaikan pengajuan dari maskapai seperti biasa,” jelasnya.
Dengan demikian, masyarakat pengguna jasa penerbangan dari Berau menuju Jakarta maupun sebaliknya diminta tetap memperhatikan informasi terbaru dari maskapai terkait jadwal penerbangan.
Kondisi operasional dapat berubah mengikuti keputusan maskapai serta perkembangan situasi penerbangan di masing-masing bandara. (sen/hmd)
Editor : Nurismi