Jaga Tradisi Prestasi Olahraga, PJSI Berau Gencarkan Pembinaan Regenerasi Pejudo Muda Daerah

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:40 WIB
TERUS BERLATIH: Para atlet Judo saat berlatih belum lama ini.  (BERAU POST)
TERUS BERLATIH: Para atlet Judo saat berlatih belum lama ini.  (BERAU POST)

BERAU POST – Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Berau terus berupaya memperkuat regenerasi atlet, sebagai bagian dari strategi menjaga sekaligus meningkatkan prestasi olahraga judo di Bumi Batiwakkal.

Ketua PJSI Berau, Guruh Surya Putra mengatakan, regenerasi menjadi salah satu fokus utama organisasi. Pembinaan atlet tidak bisa hanya mengandalkan para judoka yang sudah berprestasi, tetapi harus disiapkan sejak dini agar muncul talenta-talenta baru yang mampu melanjutkan capaian atlet sebelumnya. 

“Regenerasi atlet sampai saat ini terus kami lakukan. Ini penting agar prestasi judo Berau yang sudah dibangun bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Guruh.

Ia menjelaskan, proses pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan memberikan kesempatan kepada atlet-atlet muda untuk berlatih, mengikuti kejuaraan, serta menambah pengalaman bertanding. 

Guruh menilai keberadaan atlet muda sangat penting untuk memastikan Judo Berau memiliki stok atlet yang cukup ketika menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat daerah maupun nasional.

“Harapan kami, atlet-atlet muda ini nantinya bisa berkembang dan memberikan hasil maksimal. Jadi, prestasi yang sudah ada tidak berhenti pada satu generasi saja,” katanya.

Upaya regenerasi tersebut juga mendapat perhatian dari Anggota DPRD Berau, Sutami. Ia menilai pembinaan atlet muda harus menjadi bagian penting dalam pengembangan olahraga di Kabupaten Berau. 

Menurutnya, regenerasi merupakan kunci untuk menjaga kesinambungan prestasi. Tanpa adanya pembinaan terhadap atlet muda, prestasi yang telah diraih dikhawatirkan tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang 

“Regenerasi atlet memang harus terus dilakukan. Kita harus menyiapkan atlet-atlet muda agar nantinya mampu meneruskan prestasi yang sudah diraih atlet sebelumnya,” ujarnya.

Ia mendorong agar pembinaan dilakukan secara konsisten, mulai dari pencarian bibit, peningkatan kemampuan, hingga memberikan ruang bagi atlet untuk mengikuti kompetisi. 

“Kalau pembinaan berjalan dengan baik, tentu prestasi juga bisa terus meningkat. Yang paling penting adalah bagaimana lumbung atlet kita tetap terjaga dan tidak putus,” pungkasnya.(aky/arp) 

Editor : Nurismi
PJSI Berau Atlet Judo