Tingkatkan Keamanan Wisata Kuliner, Pemkab Berau Siapkan Pos Terpadu Tepian Ahmad Yani

Nurismi • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 17:01 WIB
SUDAH SERAH TERIMA: Pos jaga di Tepian Jalan Ahmad Yani diserahkan kepada pengelola untuk mendukung pengawasan keamanan dan ketertiban, Rabu (2/9). (MARNI/BP)
SUDAH SERAH TERIMA: Pos jaga di Tepian Jalan Ahmad Yani diserahkan kepada pengelola untuk mendukung pengawasan keamanan dan ketertiban, Rabu (2/9). (MARNI/BP)

BERAU POST – Pos jaga yang berada di kawasan Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, mulai disiapkan untuk difungsikan secara terpadu. Serah terima pos jaga kepada pengelola dilakukan pada Rabu (2/9), dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantosa mengatakan, pos jaga tersebut merupakan fasilitas bersama yang melibatkan Disbudpar, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Berau.

Dalam pengelolaan aset, telah disepakati bahwa pos jaga tersebut akan dicatat sebagai aset Disbudpar Berau.

“Pengelolaan itu juga berkaitan dengan kebutuhan operasional pos, mulai dari listrik, air, WiFi hingga berbagai perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang petugas yang berjaga,” katanya, Rabu (2/9).

Selain pengelolaan aset dan operasional, pengaturan penjagaan juga telah dibahas. Dishub dan Satpol PP nantinya akan mengatur pola serta jadwal petugas yang berjaga di lokasi tersebut.

Kehadiran petugas diharapkan juga membantu penataan parkir, terutama ketika kawasan tepian ramai dikunjungi masyarakat.

Pihaknya juga melibatkan Kelurahan Kampung Bugis dan Kecamatan Tanjung Redeb. Keduanya dinilai memiliki peran karena lokasi pos berada di wilayah tersebut.

“Ini tempat wisata kuliner kita, wisata perkotaan yang memerlukan kenyamanan, keamanan. Jadi kami libatkan semua pihak,” ujarnya.

Selain itu, pos jaga tersebut ke depan diharapkan dapat dikembangkan menjadi pusat informasi wisata. Informasi mengenai destinasi wisata yang berada di sekitar kawasan dapat ditempatkan di pos tersebut.

Untuk tahap awal, penjadwalan penjagaan ditargetkan mulai berjalan dalam satu hingga dua pekan ke depan. Namun, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap karena masih membutuhkan dukungan anggaran untuk operasional. 

Pun dukungan dari Bapperida Berau juga diperlukan untuk mengalokasikan anggaran operasional ke depan. 

Sejak awal pembangunan pos tersebut, Bupati Berau, Sri Juniarsih telah meminta agar fasilitas yang sudah selesai segera difungsikan. Serah terima yang dilakukan saat ini menjadi momentum untuk mulai mengaktifkan fungsi pos jaga tersebut.

“Keberadaan pos jaga juga diharapkan tidak hanya berfokus pada Tepian Jalan Ahmad Yani. Tapi juga mencakup Tepian Jalan Pulau Derawan karena kedua tepian merupakan satu kesatuan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala UPT Perparkiran Dishub Berau, Mahmuddin menyambut baik keberadaan pos jaga tersebut. Menurutnya, fasilitas ini membantu petugas dalam melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus penataan parkir di sekitar Jalan Ahmad Yani.

“Dengan adanya pos jaga ini, tentunya menambah semangat teman-teman melakukan penataan parkir,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah kendaraan besar seperti truk yang parkir di lokasi yang tidak semestinya, salah satunya di tikungan jalan. Karena itu, keberadaan pos dapat dimanfaatkan sebagai tempat pemantauan kondisi lalu lintas dan parkir.

Untuk jumlah personel, Dishub masih akan menyesuaikannya dengan kemampuan yang ada. Namun, pada tahap awal pengawasan diupayakan berlangsung sejak pagi hingga sore.

“Untuk tahap awal siang hari dulu. Tapi setelah kita berjalan, setelah kita lihat kondisi yang ada kemungkinan malam pun kita akan laksanakan,” katanya.

Kepala Seksi Pembinaan Pengawasan Penyuluhan Satpol PP Berau, Syamsuri mengatakan, pemantauan terhadap kawasan tersebut sebenarnya telah dilakukan sebelum adanya pos jaga. Petugas secara rutin melakukan patroli sebanyak dua hingga tiga kali dalam sehari.

Dengan adanya pos terpadu, menurutnya, pengawasan di kawasan tersebut akan lebih terbantu. Satpol PP juga menyatakan siap mendukung pengoperasian pos tersebut meski saat ini belum memiliki personel khusus yang menangani sektor pariwisata.

“Pada intinya Satpol PP siap untuk mendukung kegiatan ini,” katanya.

Ia menyebut pengawasan terutama diperlukan ketika jumlah pengunjung meningkat. Selain persoalan ketertiban, keberadaan pengamen dan aktivitas yang berkaitan dengan minuman keras juga menjadi perhatian.

Dirinya mengaku cukup sering melakukan pemantauan di kawasan Tepian Ahmad Yani dan Tepian Jalan Pulau Derawan, terutama pada malam hari.

“Pola penjagaan dengan adanya pos terpadu tersebut nantinya akan disesuaikan kembali agar pengawasan di lapangan dapat berjalan lebih efektif,” tuturnya.(aja/arp) 

 

 

Editor : Nurismi
Disbudpar Berau pos terpadu kolaborasi satpol pp berau Dishub Berau