Hadirkan Gus Muwafiq, Peringatan Maulid Nabi Di Labanan Makarti Berlangsung Khidmat

Nurismi • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:10 WIB
MAULID: Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda. (IZZA/BP)
MAULID: Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan Rasulullah SAW kepada generasi muda. (IZZA/BP)

BERAU POST - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Lapangan Bina Taruna Kampung Labanan Makarti, Kecamatan Teluk Bayur, menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai moral dan keteladanan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (23/8) malam tersebut mengangkat tema “Cinta Rasulullah SAW sebagai Fondasi Moral Generasi Masa Kini dan Generasi yang Akan Datang”. 

Peringatan Maulid Nabi ini turut menghadirkan KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq dari Yogyakarta sebagai penceramah utama.

Wakil Bupati Berau Gamalis menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat Kampung Labanan Makarti yang telah menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi tersebut.

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan kehidupan umat saat ini, khususnya dalam membentuk karakter generasi muda.

“Tabligh akbar ini tentunya adalah kegiatan yang sangat positif,” kata Gamalis, Minggu (23/8).

Ditegaskan, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak semata-mata diwujudkan melalui peringatan hari kelahiran Nabi. Lebih dari itu, kecintaan tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan meneladani akhlak Rasulullah.

Nilai-nilai seperti kejujuran, kesabaran, kepedulian, serta kasih sayang, merupakan bagian penting dari keteladanan Rasulullah SAW yang perlu terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, generasi muda dinilai tidak cukup hanya memiliki kecerdasan secara intelektual. Mereka juga perlu memiliki iman yang kuat, akhlak yang baik serta perilaku yang santun.

“Jadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan dalam membentuk karakter,” pesannya.

Gamalis juga mengingatkan peran orangtua dalam membentuk karakter anak. Keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak untuk mengenal agama, Rasulullah SAW, sekaligus belajar mengenai nilai-nilai kebaikan.

Karena itu, ia mengajak para orang tua bersama-sama menciptakan lingkungan keluarga yang dapat menjadi tempat tumbuhnya nilai agama dan moral bagi anak-anak.

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Gamalis berharap momentum tersebut mampu meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia juga mengaitkan semangat tersebut dengan pembangunan daerah. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah dan pengamalan nilai-nilai keteladanan diharapkan turut memperkokoh semangat masyarakat dalam membangun Berau yang maju, sejahtera, beriman dan berakhlak mulia.

Kehadiran Gus Muwafiq sebagai penceramah diharapkan dapat memberikan pemahaman dan hikmah yang tidak hanya didengarkan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia pun berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H membawa keberkahan bagi masyarakat Kampung Labanan Makarti dan Kabupaten Berau secara keseluruhan.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kesehatan, dan keberkahan kepada kita semua,” tutupnya. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
maulid nabi muhammad saw pemkab berau