Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi Di Berau, Petugas SPBU Wajib Verifikasi QR Code

Nurismi • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:00 WIB
PERKUAT PELAYANAN: PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi dengan melakukan sosialisasi kepada penyalur langsung. (SENO/BP)
PERKUAT PELAYANAN: PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi dengan melakukan sosialisasi kepada penyalur langsung. (SENO/BP)

BERAU POST – PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Berau.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan dan diterima oleh masyarakat yang berhak.

Sales Branch Manager (SBM) III Fuel Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) PT Pertamina Patra Niaga, Hermawan Bagus mengatakan, kepatuhan lembaga penyalur menjadi salah satu hal penting dalam menjaga penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.

Menurutnya, Pertamina telah memberikan sosialisasi kepada pengelola lembaga penyalur, termasuk pengawas dan operator stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sosialisasi ini menekankan pentingnya melakukan verifikasi sebelum transaksi pengisian BBM bersubsidi.

“Verifikasi harus dilakukan sebelum pengisian BBM bersubsidi,” ujarnya, Jumat (14/8). 

Hermawan menjelaskan, petugas SPBU perlu memastikan kesesuaian antara QR Code Subsidi Tepat yang digunakan konsumen dengan kondisi kendaraan secara langsung. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas BBM bersubsidi.

Data yang terdapat pada QR Code harus sesuai dengan kendaraan yang datang ke SPBU. Apabila ditemukan ketidaksesuaian antara data dan kendaraan, petugas diminta tidak melanjutkan transaksi serta mengambil langkah sesuai prosedur yang telah ditetapkan. “Data QR Code harus sesuai dengan kendaraan,” katanya.

Upaya memperkuat kepatuhan tersebut juga dilakukan melalui tindak lanjut hasil pengawasan di lapangan. Pertamina telah memberikan surat pembinaan kepada empat SPBU yang berada di wilayah Kabupaten Berau.

Hermawan menyebut pembinaan tersebut menjadi bagian dari langkah evaluasi sekaligus pengingat bagi pengelola, pengawas maupun operator SPBU agar semakin disiplin menjalankan ketentuan dalam penyaluran BBM bersubsidi.

Pembinaan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman petugas terhadap prosedur yang berlaku sehingga potensi kesalahan dalam proses pelayanan dapat diminimalkan. Pengawasan juga akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga distribusi BBM bersubsidi.

Di sisi lain, Pertamina mengimbau masyarakat untuk menggunakan QR Code Subsidi Tepat sesuai peruntukan.

Konsumen diminta memastikan QR Code digunakan oleh pihak yang terdaftar serta pada kendaraan yang sesuai dengan data dalam sistem. “Kami mengajak masyarakat ikut menjaga ketepatan penyaluran,” tuturnya.

Hermawan menegaskan, keberhasilan penyaluran BBM bersubsidi tidak hanya bergantung pada pengawasan Pertamina dan kepatuhan SPBU. Peran masyarakat juga dibutuhkan agar distribusi berjalan tertib dan transparan.

Pertamina berharap kerja sama seluruh pihak dapat menjaga penyaluran BBM bersubsidi di Kabupaten Berau tetap tepat sasaran, sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan dalam proses distribusi. (sen/arp) 

 

Editor : Nurismi
bbm PT Pertamina Patra Niaga