BERAU POST – Pagelaran final Piala Dunia 2026 berlangsung meriah, ada tiga titik nonton bareng (Nobar) yang diserbu masyarakat.
Yang pertama yakni Lapangan Upacara Kodim 0902/Berau, Simpang Empat Jalan Pemuda, dan juga Mapolsek Tanjung Redeb.
Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan antara Argentina dan Spanyol yang berjibaku meraih gelar juara.
Komandan Kodim 0902/Berau, Letkol Inf Muhammad Faisal Idris, mengatakan kegiatan nobar sengaja digelar sebagai wadah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui momentum olahraga yang digemari banyak kalangan.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi sarana pemersatu sekaligus menciptakan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi sosial antara TNI dan masyarakat,” ujarnya Senin (20/7).
Ia menjelaskan, Kodim 0902/Berau tidak hanya berfokus pada tugas pembinaan teritorial, tetapi juga terus berupaya menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Melalui kegiatan seperti nobar, diharapkan hubungan yang selama ini telah terjalin baik dapat semakin erat.
Selain memberikan hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi yang positif antara prajurit TNI dengan masyarakat. Warga dari berbagai kalangan tampak menikmati jalannya pertandingan hingga akhir acara, sembari mengikuti rangkaian pembagian doorprize yang telah disiapkan panitia.
“Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan berarti,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Ridho Tri Putranto melalui Kabag Ops Polres Berau AKP Kasiyono menuturkan, nobar ini selain memberikan wadah bagi pecinta sepak bola, juga upaya dari Polri mendukung UMKM lokal. Di Polsek Tanjung Redeb sendiri, tersedia berbagai jajanan hingga bakso gratis untuk para warga yang menonton.
“Mati nonton bersama, dan berbahagia sama-sama,” tuturnya.
Kasiyono melanjutkan, pihaknya beberapa kali menggelar nobar dan dipadati oleh masyarakat. Ia bersyukur, pada setiap nobar, masyarakat bersikap dewasa, meskipun tim yang didukung kalah, tapi warga tetap adem ayem.
“Inilah bukti kedewasaan masyarakat kita,” ucapnya.
Di tempat terpisah, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyediakan 1000 cup kopi dan juga jajanan untuk masyarakat yang ikut nobar di Simpang Empat Pemuda.
“Animo masyarakat sangat tinggi, ini bukti kalau sepak bola menyatukan segalanya,” ujarnya.
Ia melanjutkan, meskipun ada ribuan masyarakat yang hadir, usai pertandingan final, seluruh masyarakat bersatu membersihkan sampah yang ada di jalanan.
“Ini sangat bagus, dan bisa diagendakan juga,” tuturnya.
Pada final yang mempertemukan antara Argentina dan Spanyol, pertandingan berlangsung sengat. Hingga menit ke 90 belum ada gol tercipta. Memasuki perpanjangan waktu, sepakan dalam kotak penalti Ferran Torres pada menit ke-106, berbuah gol. Gol tunggal di babak perpanjangan waktu tersebut memastikan gelar juara dunia kedua bagi timnas Spanyol. (sen/hmd)
Editor : Nurismi