Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Catatan Batiwakkal

Kebocoran Gas Picu Kebalau di Gang Sumber Rezeki, Dua Jiwa Berhasil Selamat dari Maut

Nurismi • Jumat, 26 Juni 2026 | 07:25 WIB
HAMPIR JADI ARANG: Satu unit rumah di Jalan Karang Mulyo nyaris jadi arang akibat kebocoran regulator gas elpiji. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
HAMPIR JADI ARANG: Satu unit rumah di Jalan Karang Mulyo nyaris jadi arang akibat kebocoran regulator gas elpiji. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Kepanikan sempat terjadi di kawasan Jalan Karang Mulyo Gang Sumber Rezeki, Kelurahan Karang Ambun, Rabu (24/6) pagi, setelah terjadi kebakaran yang diduga dipicu kebocoran regulator gas elpiji.

Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada Pos Damkar Tanjung pada pukul 09.42 Wita. Mendapat laporan adanya kebakaran, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Disdamkarmat Berau, Moch Nur Alimi Zain, menyampaikan bahwa personel tiba di lokasi sekitar pukul 09.52 Wita, dan segera melakukan upaya pemadaman serta pengamanan area sekitar untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di permukiman padat warga tersebut.

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju titik kejadian untuk melakukan penanganan cepat. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari kebocoran regulator gas,” ujarnya ditemui di lokasi kejadian.

Dalam proses penanganan, sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Berkat respons cepat petugas dan dukungan warga sekitar, api berhasil dikendalikan dalam waktu singkat. Penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 10.00 Wita.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Namun, peristiwa tersebut berdampak kepada satu kepala keluarga dengan total dua jiwa yang berada di rumah saat kejadian berlangsung.

“Beruntung tim bersama masyarakat cepat mengambil langkah, dan api berhasil dikendalikan dan tidak melahap seluruh bagian rumah,” tuturnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan gas di rumah tangga. Warga diminta rutin memeriksa kondisi regulator, selang, dan tabung gas, guna mencegah kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pastikan regulator terpasang dengan benar, gunakan perlengkapan berstandar SNI, dan segera matikan sumber api apabila tercium bau gas. Jika terjadi keadaan darurat, masyarakat diharapkan segera melapor agar dapat segera ditangani,” tambahnya.

Peristiwa ini tambahnya menjadi pengingat penting bahwa potensi kebakaran rumah tangga dapat terjadi kapan saja, terutama akibat kelalaian atau kerusakan pada instalasi gas.

Kewaspadaan dan pemeriksaan rutin menjadi langkah utama untuk menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar. “Intinya saya selalu meminta kepada masyarakat untuk tetap selalu waspada,” tutupnya (aky/sam)

Editor : Nurismi
#Disdamkarmat Berau #kebocoran gas #kebakaran