BERAU POST – Sebanyak 57 kelompok tani di 57 kampung mendapat bantuan benih jagung hibrida. Bantuan disalurkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Fungsional Analis Pasar Hasil Pertanian DTPHP Berau, Wono Nugroho menjelaskan, benih jagung hibrida dinilai memiliki potensi hasil lebih tinggi dibandingkan benih jagung jenis lainnya.
Program tersebut menyasar total luasan lahan sekitar 1.569 hektare di berbagai wilayah Kabupaten Berau.
Menurutnya, penggunaan benih jagung hibrida menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian. Khususnya komoditas jagung yang menjadi salah satu tanaman pangan strategis.
“Keunggulan jagung hibrida ini memang pada potensi hasilnya yang lebih tinggi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani di Berau,” ujarnya, Rabu (3/6).
Ia menjelaskan, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap kepada kelompok-kelompok tani penerima yang telah terdata.
Selain bantuan benih, petani juga akan mendapatkan pendampingan dalam proses budidaya, agar hasil produksi yang diperoleh dapat lebih optimal.
Keberhasilan program peningkatan produksi jagung tidak hanya ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan.
Sejumlah faktor eksternal juga turut memengaruhi hasil panen, di antaranya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) serta kondisi cuaca selama masa tanam hingga panen.
Dengan adanya bantuan benih hibrida tersebut, DTPHP Berau berharap produksi jagung daerah dapat mengalami peningkatan dibandingkan musim tanam sebelumnya.
“Harapannya tentu produksi jagung di Berau bisa meningkat. Selama tidak ada serangan hama penyakit dan tidak terjadi kekeringan, semoga hasilnya bisa optimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin mengapresiasi Pemkab Berau atas bantuan yang diberikan kepada petani di wilayahnya.
Ia menyebut, Kampung Sukan Tengah menerima bantuan benih jagung hibrida untuk luasan lahan 50 hektare dengan total benih yang disalurkan sebanyak 750 kilogram.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu petani dalam mengurangi beban biaya produksi sekaligus mendukung pengembangan usaha tani jagung di kampungnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan yang diberikan kepada petani. Harapan kami program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.(aja/arp)
Editor : Nurismi