Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Didatangkan Langsung dari Jawa, UPTD Labanan Mulai Uji Coba Rumput Super "BioGrass Agrinak"

Nurismi • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:40 WIB
ILUSTRASI: UPTD PTHPT Labanan mulai mengembangkan BioGrass Agrinak sebagai hijauan pakan ternak unggul, meski bibitnya masih terbatas. (DTPHP UNTUK BERAU POST)
ILUSTRASI: UPTD PTHPT Labanan mulai mengembangkan BioGrass Agrinak sebagai hijauan pakan ternak unggul, meski bibitnya masih terbatas. (DTPHP UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak jenis Hijauan Pakan Ternak (PTHPT) Labanan mulai melakukan pengembangan tanaman pakan ternak jenis baru bernama BioGrass Agrinak.

Saat ini, pengembangan masih dilakukan dalam skala kecil sebagai demplot karena keterbatasan ketersediaan bibit.

Kepala UPTD Pembibitan Ternak dan Hijauan Pakan Ternak, Imron Junaidi menjelaskan, BioGrass baru mulai dikembangkan di lingkungan UPTD sehingga belum tersedia dalam jumlah besar untuk perluasan lahan tanam.

“Jenis Hijauan Pakan Ternak BioGrass ini baru mulai kami kembangkan, jadi belum banyak untuk luas tanamnya,” ujarnya, Senin (1/6).

Hingga saat ini, ia menyebut tidak ada kendala berarti dalam proses pengembangan. Hanya saja, karena BioGrass merupakan salah satu jenis hijauan pakan ternak yang relatif baru, maka ketersediaan bibit masih terbatas di lapangan.

“Kalau kendala tidak ada, Cuma karena ini salah satu HPT jenis baru jadi bibitnya masih jarang. Kemarin kita dapat bibitnya dari Jawa,” jelasnya.

Bibit yang diperoleh tersebut kemudian mulai dibudidayakan di daerah Labanan. Namun, pengembangannya masih dilakukan dalam skala kecil untuk kebutuhan demplot, sebelum nantinya diperbanyak sebagai sumber bibit bagi peternak di daerah.

“Nanti akan kami kembangkan lebih banyak untuk penyediaan bibit HPT bagi para peternak,” tutur Imron.

BioGrass Agrinak sendiri merupakan varietas unggul rumput gajah hasil pemuliaan dari Rumput Gajah Ciawi Dua yang resmi dirilis pada tahun 2021. Varietas ini dikembangkan oleh Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (BIOGEN).

BioGrass dikenal memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya produktivitas yang tinggi, tahan terhadap kekeringan, serta memiliki tekstur daun yang lebih halus dibandingkan rumput pakan lainnya.

Secara umum, BioGrass merupakan hasil pengembangan rumput tropis yang dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hijauan pakan ternak.

Tanaman ini dinilai cocok dibudidayakan di wilayah beriklim tropis karena mampu beradaptasi pada berbagai jenis tanah serta memiliki pertumbuhan yang cepat.

Dari sisi kandungan nutrisi, BioGrass disebut memiliki nilai gizi yang cukup baik untuk mendukung pertumbuhan ternak.

Kandungan tersebut antara lain protein kasar yang berperan dalam pertumbuhan ternak, serat kasar untuk membantu sistem pencernaan, serta energi metabolisme yang dibutuhkan untuk aktivitas dan produksi ternak.

“Selain itu, BioGrass juga mengandung mineral penting seperti kalsium dan fosfor, serta vitamin alami yang membantu menjaga kesehatan hewan ternak,” jelasnya. 

Keunggulan lainnya yang membuat BioGrass mulai dilirik peternak adalah pertumbuhannya yang relatif cepat sehingga dapat dipanen dalam waktu singkat.

Produksi biomassa yang tinggi juga menjadikannya mampu menghasilkan hijauan dalam jumlah melimpah. 
Selain itu, tanaman ini disukai oleh ternak seperti sapi, kambing, dan domba karena teksturnya yang lebih lembut.

“BioGrass juga mudah dibudidayakan serta mampu bertahan terhadap pemotongan berulang, sehingga cocok untuk sistem panen berkala,” katanya.(aja/arp) 

Editor : Nurismi
#pakan ternak #bioGrass