BERAU POST – Grand Final Duta Budaya, Duta Wisata dan Putri Pariwisata Berau Tahun 2026 sukses dilaksanakan dengan meriah.
Ajang tahunan tersebut menjadi wadah bagi generasi muda Berau untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah.
Pada malam puncak grand final, dewan juri menetapkan Ahmad Naufal sebagai Duta Budaya Putra dan Sri Nur Lestari sebagai Duta Budaya Putri Kabupaten Berau 2026.
Sementara gelar Duta Wisata Putra diraih Ahmad Rizali Liham dan Duta Wisata Putri diraih Rayshila Felisca.
Adapun gelar Putri Pariwisata Berau 2026 berhasil diraih Khalisa Anissa setelah menyisihkan para finalis lainnya melalui berbagai tahapan penilaian.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setkab Berau, Muhammad Hendratno mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Karena ajang pemilihan duta budaya dan pariwisata memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas.
“Berau dianugerahi kekayaan alam, budaya dan potensi wisata yang luar biasa,” ujarnya, Sabtu (23/5).
Ia mengatakan, keindahan wisata bahari, hutan tropis, budaya lokal hingga keramahan masyarakat menjadi kekuatan besar yang harus dijaga dan dipromosikan bersama.
Karena itu, generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
“Ajang ini melahirkan generasi muda yang punya semangat dan tanggung jawab,” terangnya.
Hendratno menilai, para finalis bukan hanya tampil sebagai peserta kompetisi, namun juga calon representasi daerah yang nantinya membawa nama Berau di berbagai kegiatan promosi budaya dan wisata, baik tingkat regional maupun nasional.
Ia juga berpesan kepada seluruh finalis agar menjadikan gelar yang diraih sebagai amanah untuk terus belajar dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. “Jadilah teladan generasi muda dan aktif mempromosikan budaya daerah,” katanya.
Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya dan kearifan lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Serta, generasi muda Berau harus mampu tampil percaya diri, berpikir kritis, serta memiliki wawasan luas tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.
“Tunjukkan generasi muda Berau mampu menjawab tantangan zaman,” tandasnya.(sen/arp)
Editor : Nurismi