Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Serbu Lapangan Pemuda! Warga Tanjung Redeb Padati Gerakan Pangan Murah Jelang Iduladha 2026

Nurismi • Senin, 11 Mei 2026 | 15:25 WIB
DISERBU WARGA: Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Berau diserbu warga Berau pada Sabtu (9/5). (DISKOMINFO BERAU UNTUK BERAU POST)
DISERBU WARGA: Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Berau diserbu warga Berau pada Sabtu (9/5). (DISKOMINFO BERAU UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Gerakan Pangan Murah dalam rangka Kalimantan Halal Festival 2026 yang digelar di Lapangan Pemuda, Tanjung Redeb, Sabtu (9/5), ramai dipadati masyarakat sejak pagi hari.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Berau melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) itu menjadi perhatian warga yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha.

Berbagai stand pangan murah hingga produk UMKM binaan tampak dipenuhi pengunjung sepanjang kegiatan berlangsung. Warga terlihat antusias membeli beras, minyak goreng, gula, telur, ikan hingga aneka produk olahan lokal yang dijual di bawah harga pasar.

Sekretaris Dinas Pangan Kabupaten Berau selaku Ketua Panitia Pelaksana, Dewi Rosita mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program yang digagas Bank Indonesia dan dilaksanakan serentak di sejumlah daerah di Kalimantan Timur.

“Program ini dilaksanakan di tujuh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan Gerakan Pangan Murah untuk membantu menekan inflasi daerah agar harga kebutuhan masyarakat tetap terkendali dan mudah dijangkau masyarakat.

“Harapannya harga kebutuhan pokok tetap terjangkau,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur TPID Kabupaten Berau, mulai dari Dinas Pangan, Dinas Perikanan, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Satpol PP, Polres Berau hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).

Tak hanya menyediakan kebutuhan pokok murah, kegiatan itu juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM binaan dari masing-masing perangkat daerah.

Dinas Perikanan menghadirkan kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar), sedangkan Dinas Pangan melibatkan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk memasarkan berbagai produk lokal.

Menurut Dewi, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah juga mendapat dukungan dari Bulog sebagai penyedia sejumlah komoditas pokok.

“Produk yang dijual disiapkan Bulog sehingga harganya sesuai harga Bulog,” terangnya.

Ia menambahkan, harga kebutuhan pokok yang dijual dalam kegiatan tersebut berada di bawah harga pasaran sehingga membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga menjelang hari besar keagamaan.

Sementara itu, Kepala Bidang Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Berau selaku Koordinator TPID sektor perikanan, Budiono, menjelaskan kenaikan harga beberapa jenis ikan dipengaruhi keterbatasan stok tangkapan nelayan.

“Harga ikan layang dan tongkol naik karena stok terbatas,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi bulan terang dan pasang membuat aktivitas penangkapan ikan berkurang sehingga pasokan di pasaran menurun.

Untuk mendukung kegiatan pangan murah tersebut, Dinas Perikanan turut berkoordinasi dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) yang melibatkan nelayan, pembudidaya hingga kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah menjelang Iduladha.

Selain itu, Gerakan Pangan Murah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi daerah di Kabupaten Berau. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#TPID Berau #Bulog Berau #pasar murah #komoditas pangan