BERAU POST - Sebagai instansi baru, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, masih minim fasilitas dasar.
Menurut Kepala Disdamkarmat Berau, Rakhmadi Pasarakan, yang dikonfirmasi pada Rabu (6/5) mengaku, hanya ruang sekretariat yang tidak memiliki AC. Begitu juga saat anggota hendak melakukan lembur, lampunya padam.
“Iya benar, sangat panas, kasihan anggota,” ujarnya.
Rakhmadi mengatakan, kondisi ini kemungkinan karena Disdamkarmat baru saja terbentuk. Namun, ia mengaku telah berupaya agar pemenuhan fasilitas dasar bisa disegerakan.
“Anggota terkadang sampai lepas baju karena panas,” ujarnya.
Menurut Rakhmadi, kurangnya fasilitas ini telah dilaporkan ke sekda Berau. Dan saat ini masih dalam proses pembahasan.
“Harapan saya, bisa segera terpenuhi,” tambahnya.
Meskipun minim fasilitas, Rakhmadi mengutamakan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Bahkan data Disdamkarmat selama periode Januari-April 2026, pelayanan non kebakaran permukiman telah mencapai 116 kegiatan evakuasi.
“Untuk respons mencapai lokasi, tidak pernah lebih dari 10 menit,” ujarnya.
Ia menegaskan, kurangnya fasilitas bukan menjadi alasan untuk tidak merespons cepat laporan masyarakat. Para anggota damkar tidak segan langsung ke tkp meskipun pada malam hari.
“Saya salut sama anggota saya, mereka sadar kurang fasilitas, tapi pelayanan menjadi prioritas,” tambahnya.
Untuk kasus evakuasi saat ini masih tertinggi evakuasi ular yang masuk ke perumahan warga, kemudian sarang tawon, termasuk pelepasan cincin di jari.
“Ada juga orang tenggelam,” ungkapnya.(hmd)
Editor : Nurismi