BERAU POST – Musibah kebakaran terjadi di RT 002, Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, pukul 00.30 Wita, Jumat (1/5). Rumah sekaligus warung itu bahkan ludes jadi arang.
Menurut Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, api berasal dari rumah milik Sahrul. Di mana api pertama kali terlihat dari dalam warung milik korban. “Korban langsung berteriak minta tolong,” ungkapnya.
Warga yang mendengar teriakan pun berhamburan ke luar rumah, untuk memadamkan dengan alat seadanya. Tidak berselang lama, satu unit mobil damkar tiba di lokasi kejadian.
“Pemadaman sekitar 30 menit. Armada kami Cuma satu, jadi agak susah,” ucapnya.
Bangunan yang terbakar merupakan konstruksi kayu dengan luas area terdampak sekitar 10x30 meter. Besarnya kobaran api membuat bangunan tidak dapat diselamatkan dan mengalami kerusakan berat.
“Kendala utama saat pemadaman adalah personel Damkar yang hanya satu orang di lokasi awal kejadian,” ungkap Rakhmadi.
Meski begitu, api akhirnya berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Terpisah, Kepala Kampung Biatan Bapinang, Heberly Dolf mengatakan, korban saat ini sudah diungsikan ke rumah keluarganya. Pihak kampung juga akan menggalang dana untuk meringankan beban korban.
“Korban jiwa tidak ada, kerugian mungkin mencapai ratusan juta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Heberly menerangkan, saat kebakaran, korban tidak sempat mengeluarkan barang-barang berharga miliknya.
“Ada satu bangunan di sebelahnya ikut terbakar bagian atap saja, tidak parah,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau warga agar sebelum tidur lebih baik mengecek kelistrikan, jangan sampai musibah tersebut kembali terjadi.
“Ini musibah, tidak bisa diprediksi, kami mengimbau, warga agar lebih waspada,” tutupnya. (hmd/arp)
Editor : Nurismi