Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Segah Jadi Sentra Anyaman, Diskoperindag Berau Sulap Potensi Rotan Jadi Produk Bernilai Tinggi

Nurismi • Jumat, 1 Mei 2026 | 07:14 WIB
PELATIHAN ANYAMAN ROTAN: Dekranasda Berau bersama Diskoperindag Berau melaksanakan pelatihan anyaman rotan sebagai bentuk dukungan menciptakan pengrajin yang mampu menghasilkan produk sesuai keinginan pasar. (SENO/BP)
PELATIHAN ANYAMAN ROTAN: Dekranasda Berau bersama Diskoperindag Berau melaksanakan pelatihan anyaman rotan sebagai bentuk dukungan menciptakan pengrajin yang mampu menghasilkan produk sesuai keinginan pasar. (SENO/BP)

BERAU POST - Upaya pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal terus didorong Pemerintah Kabupaten Berau.

Salah satunya melalui pelatihan kerajinan anyaman rotan yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau di Kecamatan Segah.

Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari, sejak 20 hingga 29 April tersebut diikuti 20 peserta yang berasal dari sejumlah kampung di Kecamatan Segah.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak hari pertama pelatihan, mengingat rotan merupakan salah satu komoditas yang cukup melimpah di wilayah tersebut.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang dengan menyesuaikan potensi daerah, khususnya ketersediaan bahan baku rotan di Segah. “Kita tentukan objek kerajinan berdasarkan potensi daerah, Segah punya bahan baku rotan,” ujarnya Rabu (29/4).

Ia menambahkan, fokus utama pelatihan tidak hanya pada teknik dasar, tetapi juga peningkatan kualitas dan variasi produk agar mampu mengikuti kebutuhan pasar. “Penekanannya pada kualitas dan variasi produk,” katanya, singkat.

Menurut Eva, hal ini penting agar produk anyaman rotan yang dihasilkan tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga memiliki daya jual yang lebih tinggi dan mudah dipasarkan. Dengan demikian, pelaku usaha kerajinan di daerah dapat lebih mandiri dan berkelanjutan.

Selain itu, ia juga berharap adanya dukungan lanjutan setelah pelatihan selesai, terutama dalam bentuk pendampingan bagi para pengrajin. “Harapannya ada pendampingan sampai pengrajin benar-benar mandiri,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum Dekranasda Berau, Edy Suswanto, menilai pelatihan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kapasitas para pengrajin rotan di daerah. Menurutnya, kegiatan ini memberikan tambahan wawasan dan referensi desain bagi peserta.

“Program ini agar pengrajin menambah referensi kerajinan mereka,” ujarnya.

Edy juga menekankan bahwa produk rotan memiliki peluang pasar yang cukup luas, baik di tingkat lokal maupun luar daerah. Selain itu, rotan dikenal sebagai bahan ramah lingkungan yang memiliki nilai jual tinggi jika dikembangkan dengan baik.

“Rotan itu ramah lingkungan dan pasarnya luas,” katanya.

Ia berharap, melalui pelatihan ini, para peserta baik secara individu maupun kelompok mampu menghasilkan produk anyaman rotan yang berkualitas dan kompetitif. “Targetnya produk mereka layak bersaing di pasar,” tandasnya.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan sektor kerajinan rotan di Kecamatan Segah dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas produk lokal Kabupaten Berau di pasar yang lebih luas. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#anyaman #pengrajin lokal #Diskoperindag Berau #pelatihan