BERAU POST – Kejaksaan Negeri (Kejari) Berau, terus memperkuat sinergi dengan aparatur kampung, dalam upaya pengawasan pembangunan dan program pemerintah di tingkat desa.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui program Jaga Desa serta keterlibatan dalam monitoring pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Seksi Intelijen Kejari Berau, Imam Ramdhoni, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan berbagai asosiasi perangkat kampung, menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan tepat sasaran.
Ia menyebut, di Kabupaten Berau terdapat tiga asosiasi utama yang menjadi mitra komunikasi. “Di Berau kan ada tiga asosiasi, yakni Apdesi, Papdesi dan Apetnas,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan Apetnas memiliki peran strategis karena beranggotakan pengurus Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), yang memiliki fungsi pengawasan di tingkat kampung.
Keterlibatan mereka dinilai mampu memperkuat monitoring terhadap program-program pemerintah, termasuk MBG.
“Apetnas ini isinya para pengurus BPK di kampung, mereka juga diberi kepercayaan ikut monitoring program MBG,” jelasnya.
Imam menambahkan, meskipun secara formal belum ada nota kesepahaman atau MoU antara Kejari Berau dengan Apetnas dalam program Jaga Desa, komunikasi dan koordinasi tetap berjalan secara aktif. Hal ini dilakukan untuk memastikan pengawasan tetap optimal.
“Kita terus berkomunikasi dengan Apetnas, walaupun MoU Jaga Desa memang belum ada sampai sekarang,” katanya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kejari Berau juga turut melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan program Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah. Hasil monitoring tersebut kemudian dilaporkan secara berjenjang ke pimpinan di tingkat pusat.
“Kami membantu memonitor pelaksanaan BGN SPPG, hasilnya kita laporkan ke pimpinan di pusat,” tandasnya.
Melalui sinergi ini, Kejari Berau berharap pengawasan program pemerintah di tingkat kampung semakin kuat dan transparan.
Selain itu, keterlibatan berbagai pihak diharapkan mampu mencegah potensi penyimpangan serta memastikan manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat. (sen/hmd)
Editor : Nurismi