BERAU POST – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, kembali ambil bagian dalam ajang Deep and Extreme Indonesia (DXI) yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23–26 April 2026 mendatang.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan, pameran ini dikenal sebagai salah satu event olahraga petualangan dan gaya hidup terbesar di Asia, dengan fokus pada kegiatan selam, olahraga air, serta petualangan ekstrem.
Dijelaskan, keikutsertaan Berau dalam ajang tersebut merupakan bagian dari upaya promosi potensi wisata unggulan daerah, khususnya sektor wisata bahari.
“Berau ikut serta lagi tahun ini. Kami membawa materi utama berupa spot diving yang menjadi andalan daerah,” ungkapnya, Rabu (15/4).
“Sekaligus menghadirkan perwakilan dari resort yang menawarkan paket-paket wisata kepada calon wisatawan,” ujarnya.
Menurutnya, DXI menjadi platform strategis karena mempertemukan berbagai komunitas, pelaku industri, hingga penyedia perlengkapan dalam satu wadah.
Hal ini dinilai efektif untuk memperluas jangkauan promosi, baik kepada wisatawan domestik maupun mancanegara yang memiliki minat khusus pada wisata petualangan.
Dalam keikutsertaan kali ini, Pemkab Berau tidak bergerak sendiri. Sejumlah pihak turut dilibatkan untuk memperkuat promosi, di antaranya Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Berau, perwakilan resort dari Maratua, serta Tim Percepatan Pengembangan Maratua Kalimantan Timur.
“Kolaborasi ini penting agar informasi yang disampaikan kepada pengunjung lebih lengkap, mulai dari destinasi, akses, hingga pilihan paket wisata yang bisa langsung dipesan,” tambahnya.
Adapun destinasi yang menjadi fokus promosi meliputi wisata selam di kawasan perairan Berau, khususnya di Maratua dan Pulau Kaniungan. Kedua wilayah tersebut dikenal memiliki keindahan bawah laut yang menjadi daya tarik utama bagi penyelam, baik pemula maupun profesional.
Selain itu, berbagai paket wisata juga ditawarkan oleh pihak resort, termasuk pengalaman menginap yang terintegrasi dengan aktivitas wisata bahari.
Ke depan diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh kepada calon wisatawan mengenai pengalaman yang bisa didapatkan saat berkunjung ke Berau.
Yudha berharap keikutsertaan Berau dalam DXI 2026 mampu meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri yang selama ini menjadi pasar potensial bagi wisata selam.
“Harapannya wisatawan lokal dan mancanegara bisa datang ke Berau, menikmati keindahan alam yang kita miliki, dan tentu berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tutupnya. (aja/hmd)
Editor : Nurismi