Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Naik 8 Ribu Orang, Jumlah Pemilih di Berau Tembus 212 Ribu pada Triwulan I 2026

Beraupost • Kamis, 2 April 2026 | 11:35 WIB
PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH: Jajaran KPU Berau menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026, Rabu (1/4). (SENO/BP)
PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH: Jajaran KPU Berau menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan I Tahun 2026, Rabu (1/4). (SENO/BP)

BERAU POST – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Berau menggelar Rapat Pleno Terbuka Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026, Rabu (1/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan akurasi data pemilih secara berkala.

Ketua KPU Berau, Budi Harianto menyampaikan, pelaksanaan pleno tersebut berlandaskan regulasi yang berlaku, di antaranya Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan serta surat Ketua KPU RI terkait jadwal rekapitulasi tahun 2026.

“Kegiatan ini mengacu pada PKPU dan surat edaran KPU RI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rapat pleno terbuka dilaksanakan secara berkala setiap triwulan sebagai bagian dari proses pemutakhiran data pemilih.

Pada Triwulan I tahun ini, KPU Berau telah melakukan pencocokan dan penelitian terbatas terhadap data yang diterima sebelumnya.

“Kami menerima data, lakukan pencocokan, lalu hasilnya kami plenokan,” jelasnya.

Dari hasil pemutakhiran tersebut, terjadi peningkatan jumlah pemilih dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, jumlah pemilih tercatat sekitar 203 ribu, sementara pada 2026 meningkat menjadi sekitar 212 ribu pemilih. “Ada kenaikan sekitar 8 ribuan pemilih,” katanya.

Menurut Budi, peningkatan jumlah pemilih ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adanya warga pindah masuk ke Berau, pertambahan pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun, serta pensiunan TNI/Polri yang kini memiliki hak pilih.

“Ada yang pindah masuk, ada yang baru 17 tahun, juga pensiunan TNI/Polri,” ungkapnya.

Ia menegaskan, proses pemutakhiran data pemilih dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas data agar tetap akurat dan mutakhir. Hal ini penting untuk mendukung penyelenggaraan pemilu yang transparan dan kredibel.

Selain itu, pelaksanaan pleno terbuka juga menjadi bentuk akuntabilitas kepada publik, di mana seluruh hasil pemutakhiran disampaikan secara terbuka kepada pemangku kepentingan.

Budi menambahkan, pihaknya terus mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pemutakhiran data pemilih.

Warga diharapkan aktif melaporkan jika terdapat perubahan data, seperti pindah domisili, perubahan status, atau anggota keluarga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

“Kami harap masyarakat juga aktif melaporkan perubahan data,” tuturnya.

Dengan adanya pembaruan data secara rutin, KPU Berau optimistis daftar pemilih akan semakin akurat dan mampu mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi permasalahan pada saat pelaksanaan pemilu mendatang.

“Kami berkomitmen menjaga data pemilih tetap akurat,” tukasnya. (sen/arp) 

Editor : Nurismi
#KPU Berau #pemutakhiran data #pemilih