BERAU POST – Aktivitas penerbangan di Bandara Kalimarau diperkirakan akan mengalami peningkatan selama periode angkutan Lebaran (Angleb) 2026/1447 Hijriah.
Meski tidak signifikan, lonjakan jumlah penumpang tetap diantisipasi dengan berbagai langkah peningkatan layanan oleh pengelola bandara.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri menyampaikan, berdasarkan prediksi, jumlah penumpang tahun ini mengalami kenaikan sekitar lima persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dinilai masih dalam batas wajar, namun tetap memerlukan kesiapan maksimal dari seluruh pihak terkait.
“Diperkirakan ada kenaikan sekitar lima persen dibanding tahun lalu, meski tidak terlalu signifikan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah melakukan sejumlah upaya peningkatan layanan.
Salah satunya dengan menambah jam operasional penerbangan di luar waktu operasional normal atau operating hour bandara.
“Penambahan jam operasional dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan penerbangan tambahan,” jelasnya.
Selain itu, aspek keamanan dan keselamatan juga menjadi perhatian utama. Pihak bandara telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap infrastruktur serta kesiapan personel guna memastikan seluruh operasional berjalan lancar dan aman selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam mendukung kelancaran arus penumpang, maskapai AirAsia juga menambah jadwal penerbangan ekstra pada 19 Maret lalu.
“Ada extra flight dari AirAsia, sementara maskapai lain masih terkendala armada,” ungkapnya.
Dari sisi kenyamanan, pengelola bandara juga memastikan kapasitas ruang tunggu tetap memadai.
Penambahan kursi serta pengaturan suhu ruangan dilakukan agar penumpang tetap merasa nyaman, meskipun terjadi lonjakan jumlah pengguna jasa bandara.
“Kami pastikan ruang tunggu cukup dan suhu ruangan tetap sejuk,” katanya.
Tidak hanya itu, posko terpadu juga telah didirikan di area bandara dengan melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Balai Karantina, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan.
Patah juga memastikan jumlah personel keamanan dan pelayanan yang tersedia saat ini dinilai cukup untuk melayani kebutuhan penumpang selama periode Angleb 2026.
“Posko terpadu ini untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” ungkapnya.(sen/arp)
Editor : Nurismi