Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Petaka Liburan di Bidukbiduk: Bocah 9 Tahun Tak Sadarkan Diri Terhantam Kayu Log

Beraupost • Kamis, 26 Maret 2026 | 12:50 WIB

DIRAWAT: Korban tertabrak kayu, saat dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit kemarin. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
DIRAWAT: Korban tertabrak kayu, saat dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit kemarin. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – SNA (9) harus dilarikan ke Puskesmas terdekat, akibat terhantam kayu log, saat berlibur di Lamin Guntur, Bidukbiduk, Selasa (24/3) sekira pukul 10.00 Wita.

Kapolsek Bidukbiduk AKP Suradi yang dikonfirmasi pada Rabu (25/3) mengatakan, korban merupakan warga Kampung Harapan Maju, Tabalar.

Saat kejadian, korban bersama keluarga menikmati pantai dan berenang. Kemudian, kayu dengan panjang 5 meter dan diameter kurang lebih 60 sentimeter yang terbawa arus ombak.

Benturan pertama membuat korban terjatuh dalam posisi tengkurap. Dalam kondisi lemah, korban sempat mengangkat tangan sebagai tanda meminta pertolongan.

Namun nahas, gelombang berikutnya kembali datang dan menyeret kayu tersebut hingga kembali menghantam tubuh korban, terutama di bagian kaki hingga kepala. Hantaman kedua inilah yang membuat korban langsung tidak sadarkan diri.

Melihat kejadian tersebut, keluarga korban bersama sejumlah wisatawan yang berada di lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan.

Dengan sigap, korban dievakuasi dari bibir pantai menuju Puskesmas Bidukbiduk untuk mendapatkan penanganan medis awal.

“Korban segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah kondisi awal ditangani, sekitar pukul 14.00 Wita, korban kemudian dirujuk ke RSUD Abdul Rivai Tanjung Redeb untuk penanganan lebih lanjut,” ucap AKP Suradi.

Pihak kepolisian yang menerima laporan kejadian itu langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung.

“Insiden ini menjadi peringatan serius bagi para wisatawan yang berkunjung ke kawasan pesisir, khususnya di wilayah yang berhadapan langsung dengan laut lepas,” tambahnya.

“Kondisi ombak yang tidak menentu berpotensi membawa berbagai material berbahaya, seperti kayu gelondongan, yang dapat mengancam keselamatan pengunjung,” tambahnya.

AKP Suradi pun mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama saat membawa anak-anak.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Wisatawan diminta tetap waspada, memperhatikan kondisi sekitar, serta selalu mengawasi anggota keluarga saat berada di lokasi wisata,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#kayu log #liburan #Lamin Guntur