Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Siap Galau Bareng For Revenge? Mak Dendang Vol. 1 Bakal Guncang Berau 16-18 April Mendatang!

Beraupost • Jumat, 13 Maret 2026 | 07:10 WIB

FESTIVAL MUSIK: Band For Revenge menjadi salah satu pengisi acara dalam festival musik Mak Dendang Vol. 1 yang akan digelar pada 16–18 April 2026. (MATA SANGGAM UNTUK BERAU POST)
FESTIVAL MUSIK: Band For Revenge menjadi salah satu pengisi acara dalam festival musik Mak Dendang Vol. 1 yang akan digelar pada 16–18 April 2026. (MATA SANGGAM UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Event festival musik bertajuk Mak Dendang Volume 1 akan digelar selama tiga hari pada 16–18 April 2026.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Event Organizer (EO) Mata Sanggam ini menghadirkan konsep berbeda dengan memadukan hiburan musik, pelestarian budaya, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

CEO Mata Sanggam, Morten, mengatakan Mak Dendang hadir bukan sekadar sebagai panggung hiburan. Festival ini dirancang menjadi ruang edukasi sekaligus upaya memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas.

“Tema yang kami angkat adalah “Makdendang Merayakan Patah Hati”. Tapi di balik itu, kami ingin membawa sesuatu yang berbeda. Bukan hanya musik, tetapi juga edukasi dan pelestarian budaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, konsep utama dalam event tersebut adalah menonjolkan budaya pesisir, khususnya budaya Suku Bajau. Berbagai pertunjukan budaya seperti tarian tradisional Bajau hingga festival budaya akan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan selama tiga hari pelaksanaan.

Menurutnya, pemilihan konsep tersebut dilatarbelakangi keinginan panitia untuk memperkenalkan budaya Bajau kepada masyarakat perkotaan.

Selama ini, budaya pesisir dinilai masih jarang ditampilkan dalam event berskala festival di Berau.

“Kami ingin mengenalkan budaya Bajau lebih dekat ke masyarakat perkotaan. Nanti akan ada penampilan tarian tradisional dan berbagai unsur budaya lainnya,” katanya.

Selain pertunjukan budaya, Mak Dendang juga menghadirkan panggung musik yang menampilkan artis ibukota serta musisi lokal. Salah satu band yang dipastikan tampil adalah Band For Revenge. Sejumlah band lokal juga akan turut meramaikan festival tersebut.

Tak hanya itu, panitia juga membuka bazar UMKM yang diisi oleh sponsor dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Berau.

Kehadiran bazar ini diharapkan dapat memberikan ruang promosi sekaligus mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Morten menyebut persiapan event ini telah dilakukan sejak 2025 lalu. Hingga saat ini, panitia terus mematangkan berbagai aspek, termasuk keamanan dan teknis pelaksanaan acara.

“Penjualan tiket kami bekerja sama dengan platform Loket.com. Untuk tahap awal, dari total kuota 2.000 tiket yang disiapkan, hingga saat ini sekitar 500 tiket sudah terjual,” ungkapnya.

Selain itu, panitia juga menjalin kerja sama dengan media partner Berau Post untuk mendukung promosi sekaligus penjualan tiket.

Melalui kolaborasi tersebut, masyarakat dapat memperoleh potongan harga tiket sebesar 10 persen dengan menggunakan kode promo MDDBERAUPOST10 saat melakukan pembelian melalui platform Loket.com.

“Kami berharap kerja sama dengan media partner ini bisa membantu memperluas jangkauan informasi sekaligus mendorong penjualan tiket,” tambahnya.

Meski tanpa campur tangan langsung dari pemerintah daerah dalam pelaksanaan, ia mengakui bahwa kepala daerah tetap memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

Sejauh ini, EO Mata Sanggam juga telah menggandeng sejumlah pihak swasta untuk terlibat dalam penyelenggaraan event.

“Kami berharap ke depan dukungan dari berbagai pihak, termasuk swasta, bisa terus bertambah,” ujarnya.

Pihaknya tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan festival. Dengan persiapan yang matang, pihaknya berharap Mak Dendang dapat berjalan aman dan sukses.

Lebih jauh, Morten berharap event ini mampu memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata Berau, khususnya dalam mempromosikan potensi wisata bahari.

“Kami ingin event ini juga berdampak pada destinasi wisata di Berau. Ini bisa menjadi salah satu upaya mempromosikan wisata bahari yang kita miliki,” jelasnya.

Ke depan, Mak Dendang ditargetkan menjadi agenda tahunan yang menjadi identitas event di Kabupaten Berau.

Bahkan, pihaknya berharap pada penyelenggaraan volume selanjutnya bisa menghadirkan skala yang lebih besar.

“Komitmen kami, selama mendapat dukungan dari berbagai pihak, event ini akan terus berlanjut. Harapannya nanti di volume tiga sudah ada keterlibatan pemerintah sehingga bisa digelar lebih besar lagi,” tutupnya. (aja/s)

Editor : Nurismi
#Kabupaten Berau #Konser artis #festival musik