Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Cari Bibit Unggul Hingga ke Sekolah, KONI Berau Minta Pembinaan Atlet Usia Dini Diperketat

Beraupost • Jumat, 6 Maret 2026 | 06:50 WIB

Ketua KONI Berau, Taupan Madjid. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Ketua KONI Berau, Taupan Madjid. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Upaya menjaga konsistensi prestasi olahraga di Kabupaten Berau, tak bisa dilepaskan dari proses regenerasi atlet yang berkelanjutan.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Berau, Taupan Madjid, meminta seluruh cabang olahraga (cabor) di daerah itu untuk serius menyiapkan atlet-atlet muda sebagai penerus generasi sebelumnya.

Menurut Taupan, regenerasi bukan sekadar program tambahan, melainkan fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan peningkatan prestasi cabor.

Tanpa pembinaan usia dini dan kesinambungan kaderisasi, prestasi yang telah diraih akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

“Regenerasi atlet itu sangat dibutuhkan. Kalau kita ingin prestasi tetap terjaga, maka pembinaan harus berjalan terus, tidak boleh terputus,” tegasnya.

Ia menilai, banyak daerah mengalami penurunan prestasi bukan karena kurangnya potensi, tetapi karena gagal menyiapkan pelapis atlet senior.

Ketika atlet andalan memasuki masa purna atau mengalami penurunan performa, tidak ada penerus yang siap menggantikan.

Karena itu, setiap cabor diminta memiliki program pembinaan yang terstruktur, mulai dari tingkat pelajar hingga jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Pencarian bibit unggul harus dilakukan secara aktif melalui kejuaraan lokal, sekolah, hingga pembinaan klub.

“Jangan hanya fokus pada atlet yang sudah jadi. Kita harus siapkan generasi berikutnya dari sekarang,” ujarnya.

Taupan juga mendorong agar setiap cabor rutin menggelar kejuaraan internal maupun terbuka sebagai ajang uji kemampuan atlet muda.

Menurutnya, kompetisi menjadi sarana penting untuk mengasah mental tanding sekaligus mengukur perkembangan hasil latihan.

Selain itu, sinergi antara pengurus cabor, pelatih, sekolah, dan orang tua atlet juga dinilai sangat penting. Tanpa dukungan bersama, proses pembinaan tidak akan berjalan maksimal.

Ia optimistis, jika regenerasi dilakukan secara konsisten dan terarah, Kabupaten Berau akan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

“Prestasi itu bukan hasil instan. Ia lahir dari proses panjang, disiplin, dan pembinaan yang berkesinambungan. Karena itu saya minta seluruh cabor benar-benar memperhatikan regenerasi,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#KONI Berau #regenerasi #cabor #atlet