Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Hampir Nambah Dua Mangkok! Rahasia Sop Kacang Merah Makassar yang Bikin Gagal Diet

Beraupost • Selasa, 3 Maret 2026 | 19:55 WIB

Daeng Sikra
Daeng Sikra

TIBA setelah buka puasa dalam perjalanan dari Balikpapan ke Bandara Hasanuddin di Makassar. Sudah malam.

Wajah bandara setalah menjalani perubahan besar, semakin cantik. Bulan Maret tahun lalu, jumlah penumpangnya sekitar 565 ribu.

Turun dari pesawat melalui garbarata, yang terpikir pesan teman. Jarak jalan kaki menuju pengambilan bagasi lumayan jauh. Hampir satu kilometer, kata teman. Ada empat kali belokan.

Apa nafas cukup sampai di garis finish? Akhirnya saya putuskan menunggu mobil golf bandara yang bisa membawa tanpa bayar.

Jadi ingat mobil golf di Bandara Balikpapan, yang dikhususkan bagi tamu salah satu gerai.

Saya harus menunggu 20 menit, driver mobil golf lagi salat magrib setelah buka puasa. Hanya saya seorang diri yang memutuskan bertahan menunggu. Dan akhirnya datang juga. Mobil golf membawa hingga ke pengambilan bagasi.

Bandara kelas internasional, namun masih saja ada yang tidak bisa hilang. Mereka yang berdiri di depan pintu kedatangan, menawarkan jasa angkutan. Pun tawaran jasa menginap.

Sepertinya ini yang membuat kewalahan manajemen bandara.

Nda ji bos, ada yang menjemput, kata saya seorang perempuan rambut panjang menawarkan kendaraan.

Menyusuri jalan tol menuju rumah. Saya hanya diam sambil berfikir mau makan malam dimana.

Di Pantai Losari kah Om? Kata ponakan yang menjemput di bandara. Atau langsung menikmati SOP saudara? Tambahnya

Jangan. Saya masih ingat pesan dokter agar menjaga pola makan. Padahal mau sekali menikmati SOP saudara yang di Jalan Irian itu.

Begini saja, kata saya. Kita makan ikan bandeng bakar di samping kantor pos. Saya sering ketempat itu kalau pulang kampung. Murah meriah dan nyaman.

Salah satu tempat kuliner terkenal di Makassar yang sudah lama ada. Tiba saat banyak warga menjalankan salat tarawih. Saya pesan kepalanya dan SOP kacang merah, kata saya.

Pelayannya dengan cekatan melayani. Hanya 15 sudah siap.

Saya tak sabar lagi, ikan bandeng bakar dan semangkuk SOP kacang merah. Nyaman rasanya.

Saya membayangkan SOP saudara dekat rumah di Jalan AKB Sanipah, juga bisa menyediakan menu SOP kacang merah. Pasti laris.

SOP kacang merah seperti umumnya SOP. Ada kaldu daging sapi. Kacang merahnya banyak dan lembut. Mau nambah dua mangkok, suppan jua. Ketahuan laparnya. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Kuliner #Daeng Sikra #makassar