Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tips Libur Lebaran Ramah Kantong dan Lingkungan di Berau: Bawa Botol Minum Pribadi Itu Keren!

Beraupost • Senin, 2 Maret 2026 | 07:50 WIB

JAGA LINGKUNGAN: Menghadapi libur Lebaran tahun 2026, wisatawan di Berau diingatkan untuk menjaga alam dengan mengurangi plastik dan mematuhi aturan. (IZZA/BP)
JAGA LINGKUNGAN: Menghadapi libur Lebaran tahun 2026, wisatawan di Berau diingatkan untuk menjaga alam dengan mengurangi plastik dan mematuhi aturan. (IZZA/BP)

BERAU POST - Menjelang arus kunjungan wisata saat libur Idulfitri tahun 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, mengingatkan para pelancong untuk tidak hanya datang menikmati keindahan destinasi, tetapi juga ikut menjaga kelestariannya.

Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan wisatawan yang diprediksi akan memadati sejumlah objek wisata unggulan di Kabupaten Berau dalam beberapa hari ke depan.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menegaskan, momentum libur panjang kerap diiringi peningkatan volume sampah, terutama sampah plastik sekali pakai.

Karena itu, pihaknya mengajak wisatawan, baik masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah, untuk mulai membiasakan diri mengurangi penggunaan plastik dengan cara sederhana namun berdampak, seperti membawa tumbler atau botol minum pribadi saat berwisata.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab moral setiap wisatawan.

Keindahan alam Berau yang selama ini menjadi daya tarik utama tidak akan bertahan lama apabila tidak dibarengi kesadaran bersama untuk merawatnya.

Ia mengingatkan bahwa ekosistem di kawasan wisata, baik pesisir, laut, maupun daratan, sangat rentan terhadap pencemaran sampah plastik yang sulit terurai.

“Jadilah pengunjung yang bertanggung jawab, dan tanamkan kesadaran moral untuk menjaga serta menghormati setiap destinasi wisata yang kita datangi,” ujarnya.

Selain persoalan sampah, Samsiah juga menekankan pentingnya mematuhi aturan yang telah ditetapkan pengelola destinasi.

Setiap lokasi wisata umumnya telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang harus dipatuhi pengunjung, mulai dari ketentuan kebersihan, batasan area yang boleh diakses, hingga aturan keselamatan.

Hal-hal mendasar yang tertuang dalam SOP tersebut, sejatinya dirancang untuk menjaga keamanan wisatawan sekaligus melindungi lingkungan sekitar.

Kepatuhan terhadap aturan bukan semata-mata soal tertib administrasi, melainkan bentuk nyata tanggung jawab terhadap keberlanjutan destinasi.

Dengan mengikuti ketentuan yang ada, wisatawan secara tidak langsung turut menjaga kualitas pengalaman berwisata, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi pengunjung lain.

Disbudpar Berau juga mendorong wisatawan untuk bijak dalam membuat konten di media sosial.

Di era digital saat ini, aktivitas berwisata kerap diiringi dengan pembuatan foto maupun video untuk dibagikan secara daring.

Samsiah mengingatkan agar konten yang dibuat tetap memperhatikan etika, tidak merusak lingkungan, serta tidak melanggar aturan yang berlaku di lokasi wisata.

Bahkan, ia menyarankan agar wisatawan dapat memanfaatkan momen tersebut untuk turut mempromosikan destinasi yang dikunjungi secara positif dan bertanggung jawab.

Dengan demikian, promosi pariwisata dapat berjalan beriringan dengan upaya pelestarian alam.

“Inti dari seluruh imbauan tersebut adalah kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan. Libur lebaran memang menjadi waktu yang tepat untuk berwisata bersama keluarga, namun di saat yang sama, kelestarian alam harus tetap menjadi prioritas,” sebutnya.

Tanpa kepedulian bersama, potensi wisata yang dimiliki Berau akan sulit dipertahankan dalam jangka panjang.

Dirinya berharap para wisatawan dapat menikmati liburan dengan tetap memegang prinsip ramah lingkungan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mematuhi setiap aturan yang berlaku, serta berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan destinasi wisata di Bumi Batiwakkal. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#pribadi #Kabupaten Berau #wisata #botol minuman