Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Viral Hingga ke Makassar! Mengenal Istilah 'Callap', Bahasa Banua yang Jadi 'Trending Topic' Saat Berau Hujan

Beraupost • Sabtu, 14 Februari 2026 | 08:05 WIB
Daeng Sikra
Daeng Sikra

TEMAN saya yang menetap di Makassar, rajin mengikuti obrolan di media sosial. Terutama medsos soal Berau.

Makanya kemarin dia menelepon. Menanyakan sesuatu. Apa itu Callap Daeng? Tanya teman saya.

Saya jadi bingung, mengapa teman saya yang jauh di Kota Anging Mammiri itu nanya soal Callap.

Saya baca di medsos begitu, tanya teman saya. Saya jelaskan lah serinci-rincinya. Sedetail-detailnya. Teman saya ketawa. Tapi masih ingat bahasa Makassar kan?

Teman saya menghitung selepas lulus di SMA 2 Makassar. Kalau ku hitung, tahun depan sudah setengah abad kita pisah tempat Daeng? Ujar teman saya.

Saya jelaskan, sejak di rantau banyak bergaul dengan warga. Banyak bahasa yang perlahan saya pelajari.

Saya kuasai Bahasa Banjar dan Bahasa Kutai, kata saya. Kecuali Bahasa Dayak dan Bajau. Bahasa Banua masih sedikit sedikit, kata saya.

Soal Callap itu, adalah Bahasa Banua yang selalu muncul ketika usia hujan. Maklum, ada kondisi lahan dimana terjadi genangan yang banyak di sejumlah wilayah. Makanya muncullah kata Callap dimana–mana. Arti bebasnya banyak terjadi genangan.

Ini memang salah satu soal yang bikin teman-teman di kantor PUPR pusing . Walaupun sudah dilakukan pembangunan drainase, ternyata belum mampu mengatasi urusan Callap itu.

Tengok lah di Jalan Kedaung dan kawasan sekitar kantor DPRD. Lumayan dalam dan mengganggu lalu lintas. Antara debit air hujan dan drainase kada (tidak) seimbang. Makanya genangan berlangsung. Tapi kada lawas jua.

Saya setuju dengan teman pemilik akun medsos itu, menggunakan Bahasa Banua. Banyak yang lebih paham.

Banyak juga yang bertanya. Contohnya teman saya yang menetap di Makassar.

Jadi kalau setelah hujan, bisalah berkirim kabar pada teman. Menyampaikan soal Callap. Hehehe, Callap wal. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Daeng Sikra