Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dongkrak Penjualan, Dekranasda Berau Desak Pemanfaatan Galeri Khusus sebagai Etalase Produk UMKM

Beraupost • Senin, 26 Januari 2026 | 10:35 WIB
Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Edy Suswanto. (SENO/BP)
Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Edy Suswanto. (SENO/BP)

BERAU POST - Keberadaan galeri dinilai menjadi kebutuhan penting bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau untuk memasarkan produk hasil karya mereka.

Galeri tidak hanya berfungsi sebagai etalase promosi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan kekayaan kerajinan lokal kepada masyarakat luas dan wisatawan.

Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau, Edy Suswanto, menegaskan bahwa selama ini banyak produk kerajinan UMKM yang berkualitas, namun belum memiliki ruang promosi yang representatif dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut dinilai menghambat perluasan pasar dan peningkatan nilai jual produk lokal.

“Galeri penting sebagai ruang promosi hasil karya UMKM,” ujarnya belum lama ini.

Menurut Edy, rencana pemanfaatan galeri di Kantor Dekranasda maupun pengintegrasian ke dalam UMKM Centre ke depan harus benar-benar dimaksimalkan.

Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi pusat promosi sekaligus distribusi berbagai produk kerajinan khas Berau.

“Harus ada ruang khusus untuk menampilkan produk unggulan,” katanya.

Ia menyebutkan, Berau memiliki beragam kelompok kerajinan dengan karakter dan keunikan masing-masing.

Mulai dari batik khas daerah, olahan rotan, produk berbahan kelapa dalam, hingga anyaman khas dari Kampung Sukan Tengah.

Seluruh produk tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan jika ditunjang dengan promosi yang tepat dan konsisten. “Produknya beragam dan punya ciri khas,” terangnya.

Lebih lanjut, Edy menilai galeri UMKM juga dapat berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda untuk mengenal proses serta nilai budaya di balik setiap produk kerajinan.

Dengan demikian, galeri tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga pada pelestarian budaya lokal. “Ini juga bagian dari menjaga identitas daerah,” ucapnya.

Dekranasda Berau, lanjut Edy, siap mendorong kolaborasi dengan perangkat daerah terkait agar pengelolaan galeri dapat berjalan optimal.

Dukungan dari sisi fasilitas, promosi, hingga pendampingan pelaku UMKM dinilai menjadi kunci agar galeri benar-benar hidup dan produktif.

“Pengelolaannya harus terintegrasi dan berkelanjutan,” tandasnya.

Melalui keberadaan galeri UMKM yang terkelola baik, diharapkan produk kerajinan lokal Berau dapat semakin dikenal, memiliki daya saing, serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi para perajin dan kelompok usaha di daerah. (sen/hmd)

Editor : Nurismi
#berau #umkm #dekranasda