Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

BMKG Berau: Wilayah Berau Mulai Masuki Musim Kering, Waspadai Potensi Hujan Tiba-tiba!

Beraupost • Senin, 26 Januari 2026 | 10:45 WIB
ILUSTRASI: Berau memasuki musing kering namun masih ada terjadi hujan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
ILUSTRASI: Berau memasuki musing kering namun masih ada terjadi hujan. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Berau, Egi menyampaikan bahwa kondisi cuaca di wilayah Berau saat ini mulai cenderung memasuki musim kering.

Meski demikian, potensi hujan masih tetap ada, meskipun dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa wilayah.

Ia menjelaskan bahwa peralihan musim ini ditandai dengan berkurangnya frekuensi hujan dibandingkan beberapa bulan sebelumnya. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi secara tiba-tiba.

“Saat ini cuaca di Berau sudah mulai cenderung memasuki musim kering. Namun, hujan masih berpotensi turun, terutama dengan intensitas sedang di waktu-waktu tertentu,” ujar Egi.

Ia menambahkan, kondisi cuaca yang tidak menentu ini merupakan karakteristik masa peralihan musim, sehingga masyarakat diharapkan tidak lengah dan tetap memperhatikan prakiraan cuaca harian yang dikeluarkan oleh BMKG.

Selain kondisi cuaca darat, BMKG Berau juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi gelombang laut di wilayah pesisir.

Berdasarkan data yang dimiliki BMKG, tinggi gelombang laut di perairan Berau dan sekitarnya masih tergolong cukup tinggi dan berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran maupun penangkapan ikan.

“Untuk wilayah pesisir dan perairan, tinggi gelombang saat ini masih cukup tinggi. Kami mengimbau para nelayan dan pengguna transportasi laut agar lebih berhati-hati,” jelasnya.

Egi menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para nelayan, khususnya nelayan tradisional yang menggunakan perahu kecil.

Ia meminta agar para nelayan terus memperbarui informasi cuaca dan gelombang sebelum melaut, guna menghindari risiko kecelakaan di laut.

“Kami berharap nelayan selalu meng-update perkembangan cuaca melalui informasi resmi BMKG. Jangan memaksakan diri melaut apabila kondisi gelombang dan angin tidak mendukung,” tegasnya.

Menurutnya, selain gelombang tinggi, faktor angin kencang juga menjadi salah satu ancaman yang kerap muncul secara tiba-tiba di musim peralihan.

Oleh karena itu, kesiapsiagaan dan kehati-hatian menjadi kunci utama dalam menghadapi kondisi cuaca saat ini.

“BMKG Berau terus berkomitmen untuk menyampaikan informasi cuaca secara rutin dan akurat kepada masyarakat, baik melalui media sosial, aplikasi resmi BMKG,” pungkasnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#BMKG Berau #cuaca ekstrem #hujan