BERAU POST – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Berau menyalurkan bantuan paket peralatan pendukung kepada sejumlah kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di beberapa kecamatan.
Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus mendorong keberlanjutan usaha para pengrajin lokal.
Ketua Umum Dekranasda Berau, Edy Suswanto mengatakan, program bantuan tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak tahun sebelumnya.
Namun, realisasi penyaluran baru dapat dilakukan tahun ini setelah melalui proses pendataan dan penyesuaian kebutuhan kelompok penerima.
“Program ini sudah kami canangkan tahun lalu, dan tahun ini terealisasi,” ujarnya, Jumat (23/1).
Menurut Edy, bantuan yang disalurkan tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing kelompok UMKM.
Dengan begitu, peralatan yang diterima dapat digunakan secara optimal dan tepat sasaran.
“Kami sesuaikan dengan kebutuhan mereka agar benar-benar bermanfaat,” katanya.
Adapun bantuan yang disalurkan Dekranasda Berau meliputi beberapa kelompok IKM di sejumlah kecamatan.
Di antaranya adalah bantuan peralatan IKM untuk Kelompok Kerajinan Anyaman Rotan di Kecamatan Bidukbiduk, serta bantuan bagi Kelompok IKM Kerajinan Limbah Kelapa di kecamatan yang sama.
Selain itu, Dekranasda Berau juga menyalurkan bantuan kepada Kelompok IKM Kerajinan Sentra Tenun di Kecamatan Sambaliung, serta bantuan peralatan untuk Kelompok IKM Kerajinan Limbah Kelapa di Kecamatan Maratua.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses produksi dan meningkatkan nilai tambah produk kerajinan lokal.
“Harapannya kualitas produk meningkat dan semangat kerja pengrajin juga bertambah,” ucap Edy.
Ia menjelaskan, sumber pendanaan program ini berasal dari berbagai pihak. Selain dukungan pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dekranasda Berau juga melibatkan dukungan dari pihak swasta atau korporasi.
“Ada yang bersumber dari pemerintah daerah, dan kami juga mengajak corporate untuk mendukung,” jelasnya.
Respons dari pihak swasta terhadap program tersebut dinilainya cukup positif. Dukungan yang diberikan membantu percepatan realisasi bantuan bagi para pengrajin di daerah.
“Alhamdulillah, responsnya cukup baik,” imbuhnya.
Tak hanya fokus pada penyaluran bantuan, Dekranasda Berau juga melakukan penguatan internal organisasi.
Edy menyebutkan, saat ini Dekranasda telah memiliki ruang kerja operasional yang berlokasi di lantai bawah Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.
“Ruang kerja operasional sudah tersedia,” ujarnya.
Ke depan, lokasi tersebut juga akan dilengkapi dengan galeri produk untuk menampilkan hasil karya pengrajin lokal. Galeri ini diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus etalase produk UMKM Berau.
Melalui program ini, Dekranasda Berau berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan pihak swasta dapat terus terjalin guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Berau.
“Galeri akan kami siapkan untuk menampilkan hasil pengrajin,” pungkasnya.(sen/arp)
Editor : Nurismi