Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Kebakaran Hebat di Jalan Poros Labanan, BPBD Berau Keluhkan Kurangnya Personel Pemadam

Beraupost • Senin, 19 Januari 2026 | 18:04 WIB
PEMADAMAN: Tim gabungan saat melakukan pemadaman di rumah warga yang terbakar di Jalan Poros Labanan, beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
PEMADAMAN: Tim gabungan saat melakukan pemadaman di rumah warga yang terbakar di Jalan Poros Labanan, beberapa waktu lalu. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST – Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Berau. Kali ini, api melalap satu unit bangunan dua tingkat yang dikenal sebagai Cafe Galaxy, yang berada di Jalan Lamin (Poros Labanan), RT 012, Kecamatan Teluk Bayur, Jumat (16/1) malam lalu.

Kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 20.50 Wita. Petugas pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

Sekitar 30 menit kemudian, tepatnya pukul 21.20 Wita, tim tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan upaya pemadaman.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Berau, Agus menjelaskan bangunan yang terbakar merupakan bangunan permanen dua lantai dan mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah.

“Benar, telah terjadi kebakaran pemukiman warga, satu unit bangunan dua tingkat, di wilayah Labanan Makmur,” ungkap Agus.

Untuk memadamkan api, BPBD Berau mengerahkan empat unit armada pemadam kebakaran yang terdiri dari dua unit dari Markas Komando Damkar, satu unit dari Posko Labanan, dan satu unit dari Posko Teluk Bayur.

Sejumlah personel dari Regu 2 turut dikerahkan dibantu oleh unsur TNI, Polri, serta masyarakat setempat.

Adapun unit yang diturunkan meliputi armada berkapasitas 8.000 liter dan 5.000 liter dari Mako Damkar, serta armada pendukung dari posko kecamatan.

Berkat kerja sama lintas instansi dan respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Bangunan milik Suripa, warga Kampung Labanan Makmur, dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Di balik keberhasilan pemadaman tersebut, Agus mengungkapkan adanya kendala serius yang masih dihadapi BPBD Berau, yakni keterbatasan jumlah personel, khususnya di posko-posko pemadam kebakaran.

“Kendala utama di lapangan masih sama, yaitu personel yang kurang. Kondisi ini sangat terasa terutama jika kejadian kebakaran terjadi jauh dari wilayah perkotaan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan keterbatasan personel yang ada, BPBD Berau terpaksa mengandalkan kekuatan dari posko-posko kecamatan terdekat untuk membantu penanganan di lapangan.

Namun, jumlah personel saat ini dinilai masih jauh dari kata ideal untuk menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Berau yang cukup luas.

“Personel kami saat ini masih jauh dari kebutuhan ideal. Ketika ada kejadian di wilayah yang cukup jauh, dampaknya sangat terasa,” sebutnya.

“Karena itu, kami berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Berau untuk penambahan personel, khususnya di posko,” tambahnya.

Agus menambahkan, selain penambahan personel, kesiapan sarana dan prasarana serta dukungan lintas sektor juga menjadi faktor penting dalam upaya penanggulangan kebakaran dan bencana lainnya di Berau.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Namun ke depan, dukungan dari pemerintah daerah sangat kami harapkan agar penanganan kebakaran bisa lebih optimal dan cepat,” pungkasnya.(aky/arp)

 

Editor : Nurismi
#gedung #kebakaran #Kabupaten Berau #cafe #BPBD Berau