Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Penerbangan ke Maratua Aktif Lagi di 2026: Alternatif Cepat Liburan ke Maladewa-nya Kalimantan Timur

Beraupost • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:55 WIB
Daeng Sikra
Daeng Sikra

KALAU saja tidak ada perubahan, maka ada sejarah baru moda transportasi ke lokasi wisata. Akan ada layanan penerbangan.

Rencananya, pertengahan bulan ini dimulai terbang perdana. Dan ada kabar terbaru bahwa Gubernur Rudi Mas’ud akan ikut penerbangan itu.

Rasanya handak jua umpat, begitu kata teman teman di Warung Pojok. Merasai bagaimana naik pesawat ke Maratua. Aku gin handak jua kata saya pada teman lewat pesan WA.

Sebagai catatan, maskapai Garuda Indonesia pernah melakukan penerbangan carter dari Balikpapan. Salah satu resor yang carter demi tamunya dari Eropa bisa tiba lebih awal di Maratua.

Setelah pandemi, penerbangan itu dihentikan. Aktivitas layanan wisata juga berhenti lama. Jalur penerbangan itu yang mau dihidupkan lagi. Melalui Bandara Kalimarau.

Awalnya ada opsi Pemkab ikut partisipasi. Polanya block seat, bersama dengan resor. Namun tidak didapatkan titik temu.

Bisa saja pihak maskapai melakukan hitung-hitungan. Dan akhirnya diputuskan terbang tanpa keterlibatan siapa-siapa. Murni bisnis.

Pihak maskapai sendiri yang menentukan harga kelayakannya. Angka harga tiket sekitar Rp 900 ribu. Di traveloka per hari Selasa tercatat angka Rp 944.927.

Menurut Eeng, teman saya yang mengelola salah satu resor, Angka itu relatif masih tinggi.

Wisatawan ini barang bawaannya banyak Daeng, kata dia. Kalau antara Rp 600 ribu hingga Rp 700 ribu, boleh lah, ungkapnya.

Saya pun berharap rencana terbang ke Maratua tidak tertunda lagi. Semoga saja bisa umpat (ikut) bersama rombongan Gubernur Kaltim. (sam)
@daengsikra.id

Editor : Nurismi
#Catatan #Daeng Sikra #maratua