BERAU POST – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau membangun spot foto selfie di kawasan kota sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik destinasi wisata perkotaan.
Pembangunan tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni Dermaga Sanggam dan Taman Cendana.
Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, melalui Staf Bidang Pengembangan Pariwisata Andi, menyampaikan bahwa pembangunan spot foto selfie tersebut dilaksanakan secara bersamaan di dua lokasi dengan satu paket kegiatan.
Anggaran yang dialokasikan untuk kegiatan ini sebesar Rp 249.300.000 dan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Berau Tahun Anggaran 2025.
Ia menegaskan, anggaran tersebut bukan diperuntukkan hanya untuk satu titik, melainkan mencakup pembangunan di Dermaga Sanggam dan Taman Cendana sekaligus.
"Seluruh perencanaan telah disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi, termasuk aspek teknis dan penataan ruang, sehingga pembangunan dapat berjalan sesuai fungsi yang diharapkan," ungkapnya, Rabu (17/12).
Adapun pembangunan spot foto selfie di kawasan kota ini merupakan bagian dari strategi pengembangan destinasi wisata, khususnya untuk memperkuat daya tarik wisata perkotaan yang selama ini dinilai masih perlu ditingkatkan.
Program tersebut juga merupakan hasil masukan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menilai Kabupaten Berau masih memiliki keterbatasan spot foto yang mampu merepresentasikan ciri khas daerah dan memperkuat identitas visual kota.
"Keberadaan spot foto di ruang publik memiliki peran yang cukup penting dalam mendukung promosi pariwisata," ucapnya.
Foto-foto yang diambil oleh pengunjung dan kemudian diunggah ke media sosial dapat menjadi sarana promosi yang efektif tanpa biaya tambahan, sekaligus membantu membangun citra positif daerah di mata masyarakat luas.
“Tujuan pembangunan spot foto adalah untuk meningkatkan daya tarik wisata, mendokumentasikan keindahan kawasan kota, serta menyediakan latar belakang estetik yang instagramable bagi masyarakat dan wisatawan,” ujarnya.
Selain itu, spot foto selfie tersebut juga diharapkan mampu menghidupkan kawasan sekitar dan mendorong aktivitas masyarakat.
Dengan meningkatnya kunjungan ke ruang publik seperti Dermaga Sanggam dan Taman Cendana, potensi pergerakan ekonomi lokal juga diharapkan ikut terdorong, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Peningkatan jumlah pengunjung tentunya berpotensi membuka peluang usaha baru, meningkatkan penjualan produk lokal, serta menciptakan ruang ekonomi yang lebih produktif.
Keberadaan spot foto selfie juga diharapkan dapat menjadi fasilitas pendukung bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas dokumentasi dan menciptakan kenangan bersama keluarga maupun kerabat.
“Spot foto ini juga menjadi fasilitas dokumentasi dan penciptaan kenangan bagi pengunjung. Keberadaannya diharapkan membuat kawasan lebih hidup dan produktif, sekaligus memberi ruang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata daerah,” jelasnya.
Dirinya berharap, dapat memperkuat identitas destinasi wisata perkotaan, sekaligus menambah daya tarik Kabupaten Berau sebagai daerah tujuan wisata.
Pun dapat menjadi ruang publik yang nyaman, menarik, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Salah seorang masyarakat Tanjung Redeb, Qhonita, menilai pembangunan spot foto selfie di kawasan kota dapat menjadi daya tarik baru bagi anak muda.
“Menurut saya, keberadaan spot foto seperti ini penting karena anak muda sekarang suka ruang publik yang estetik dan nyaman untuk beraktivitas sekaligus mengabadikan momen,” ujarnya.
Selama ini pilihan ruang publik di dalam kota yang menarik secara visual masih terbatas. Terlebih hampir semua taman di Berau tutup saat malam hari.
Diharapkan dengan adanya tambahan fasilitas tersebut taman bisa buka lebih lama atau bahkan dibuka 24 jam.
Qhonita juga berharap fasilitas tersebut dapat dirawat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Harapannya bukan hanya jadi tempat foto, tapi juga ruang interaksi yang positif dan bisa mendukung citra Berau sebagai daerah yang ramah untuk anak muda dan wisatawan,” tuturnya. (aja)
Editor : Nurismi