BERAU POST – Cabang olahraga biliar kembali mengharumkan nama Berau. Dua atlet muda Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Berau sukses menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Junior POBSI Kalimantan Timur 2025, yang digelar di Balikpapan pada 28–30 November 2025 lalu.
Dua talenta muda tersebut, Salsabila dan Munayasira, tampil gemilang dan menjadi sorotan setelah berhasil membawa pulang medali, mempertegas eksistensi POBSI Berau sebagai salah satu daerah dengan pembinaan atlet junior terbaik di Kaltim.
Pelatih POBSI Berau, Suryadi, mengungkapkan kebanggaannya melihat performa Salsabila yang mampu menembus final dan mengamankan medali perak. Menurutnya, Salsabila tampil sangat konsisten sepanjang turnamen.
“Performa stabil, teknik akurat, serta mental tanding yang kuat menjadikan Salsabila sebagai salah satu pemain paling menonjol sepanjang kompetisi,” ujarnya.
Perjalanan Salsabila menuju podium bukanlah hal mudah. Pertandingan-pertandingan yang dilaluinya berlangsung ketat, namun ketenangan dan kepercayaan diri membuatnya tetap solid hingga akhir.
Tak hanya Salsabila, rekan sekaligus sesama atlet muda, Munayasira, juga mencuri perhatian dengan keberhasilannya meraih medali perunggu.
Suryadi menyebut perkembangan Munayasira sangat signifikan dibanding kejuaraan sebelumnya.
“Munaya menunjukkan peningkatan luar biasa dan potensi besar untuk menjadi atlet yang patut diperhitungkan di masa depan,” jelasnya.
Prestasi mereka tak berhenti di Kejurprov. Saat ini, Salsabila dan Munayasira tengah bertarung dalam Babak Kualifikasi (BK) Porprov Kaltim 2026. Keduanya turun dalam nomor ganda 9 ball, dan telah berhasil menembus babak semifinal.
“Kita akan mengetahui hasil semifinalnya. Untuk nomor single, termasuk Salsabila, baru akan bertanding besok (hari ini, red)”sebut Suryadi.
BK Porprov sendiri berlangsung pada 1–5 Desember 2025, dengan total 11 atlet yang diturunkan POBSI Berau. Salsabila dan Munayasira menjadi atlet termuda dalam skuad kali ini. Di balik prestasi, kedua atlet muda ini ternyata sempat menghadapi kendala terkait pendidikan karena jadwal kejuaraan bertepatan dengan masa ujian sekolah. “Kami sempat terkendala izin dispensasi, tapi syukurlah dengan bantuan POBSI Berau masalah tersebut dapat terselesaikan,” ungkap Suryadi.
Ketua POBSI Berau, Saidin Saputra, turut memberikan apresiasi besar atas pencapaian dua atlet muda ini. Ia menegaskan bahwa prestasi mereka merupakan hasil dari pembinaan yang terstruktur dan konsisten.
“Kami bangga dan berharap mereka terus berkembang untuk meraih prestasi lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Saidin menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi dorongan bagi POBSI Berau untuk semakin memperkuat pembinaan atlet muda.
“POBSI menargetkan peningkatan kualitas atlet junior untuk menghadapi berbagai kejuaraan besar tahun depan, termasuk Porprov Kaltim 2026 di Kabupaten Paser,” tegasnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi