BERAU POST – Sebanyak 16 atlet atletik asal Kabupaten Berau sedang mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2025, yang berlangsung di Stadion Panglima Aji Sertik, Penajam Paser Utara (PPU).
Dengan komposisi seimbang, delapan putra dan delapan putri, tim Atletik Berau turun di hampir seluruh nomor bergengsi, mulai lari jarak pendek hingga tolak peluru dan lompat jauh.
Pelatih atletik Berau, Hera Puspita menjelaskan bahwa para atlet telah menunjukkan perkembangan signifikan selama masa persiapan. Latihan intensif beberapa bulan terakhir diklaim menjadi modal kuat untuk menghadapi persaingan ketat di POPDA.
“Target kami pecahkan personal best masing-masing atlet. Kami optimis bisa memberikan hasil maksimal dan meraih medali sebanyak-banyaknya,” ujarnya kepada awak media.
Berbagai nomor yang diikuti meliputi lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 5.000 meter, jalan cepat 5.000 meter, lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, serta lempar cakram.
Tak hanya memburu prestasi, sang pelatih menegaskan bahwa ajang tahunan ini juga menjadi panggung pembentukan karakter atlet muda Berau.
“Saya ingin POPDA ini menjadi pengalaman berharga yang membentuk mental dan karakter bertanding mereka,” tambahnya.
Keberhasilan persiapan tim tak lepas dari dukungan penuh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau. Mulai dari kebutuhan transportasi, akomodasi, hingga perlengkapan latihan dan tanding, seluruhnya difasilitasi dengan baik.
“Kami bersyukur bahwa Dispora selalu membantu dan mendukung kami sejak awal. Ini sangat berarti bagi keberlangsungan latihan atlet,” sebutnya.
Saat ini, kontingen atletik Berau telah berada di lokasi pertandingan dan siap bersaing sesuai jadwal resmi panitia.
Dengan kondisi yang prima dan persiapan yang matang, masyarakat Berau diharapkan menjadi penyemangat tambahan agar tim mampu kembali mengharumkan nama daerah di level provinsi.
POPDA 2025 sendiri diikuti ratusan pelajar dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Selain sebagai ajang kompetisi, event ini juga menjadi wadah pembinaan serta pencarian bibit unggul menuju kejuaraan yang lebih besar.
“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Berau. Semoga kerja keras para atlet membuahkan hasil terbaik,” tutup pelatih.
Sementara itu, Pembina Cabor Atletik Berau, Arman Nofriansyah, memberikan apresiasi atas semangat para atlet dan menargetkan pencapaian maksimal bagi kontingen Berau.
“Kami ingin yang terbaik. POPDA ini adalah langkah awal untuk mengukir prestasi,” ujarnya.
Namun, Arman yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau menyoroti satu persoalan krusial yakni waktu keberangkatan yang terlalu mepet, sehingga para atlet kurang mendapatkan waktu istirahat sebelum bertanding.
“Waktunya sangat mepet. Atlet belum sempat istirahat, paginya sudah harus turun bertanding. Ini tentu berpengaruh pada kondisi fisik mereka,” tegasnya. (aky/hmd)
Editor : Nurismi