Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Dana Rp 200 Triliun Kemenkeu Menggeliat, Penyaluran KUR di Berau Tunjukkan Tren Positif

Beraupost • Jumat, 7 November 2025 | 10:35 WIB
TARGET NAIK: Suntikan dana dari Kemenkeu kepada Himbara membuat target penyaluran produk kredit KUR BRI meningkat. (SENO/BP)
TARGET NAIK: Suntikan dana dari Kemenkeu kepada Himbara membuat target penyaluran produk kredit KUR BRI meningkat. (SENO/BP)

BERAU POST – Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Kabupaten Berau terus menunjukkan tren positif.

Kondisi ini semakin menggeliat setelah kebijakan Kementerian Keuangan yang menyalurkan dana hingga Rp 200 triliun untuk menopang pembiayaan produktif masyarakat.

Kepala Cabang BRI Tanjung Redeb, Audrey Hansi mengatakan, program KUR masih menjadi tumpuan utama dalam mendukung sektor usaha mikro dan kecil di daerah.

Menurutnya, penyaluran dana tersebut sejalan dengan semangat pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tengah dinamika nasional. “Program KUR itu masih ada dan terus berjalan,” terangnya belum lama ini.

Ia menjelaskan, sejak adanya kebijakan baru dari pemerintah pusat, membuat pihaknya mendapat tambahan target penyaluran.

Antusiasme masyarakat pun meningkat signifikan, terlihat dari tingginya tingkat serapan kuota yang diberikan kepada BRI Tanjung Redeb.

“Target yang naik, begitu pula minat masyarakat serta pelaku UMKM yang tinggi,” ujarnya.

Salah satu kebijakan yang memudahkan masyarakat, lanjutnya, adalah tidak adanya kewajiban penyertaan agunan untuk pinjaman di bawah Rp 100 juta.

Ketentuan ini sesuai dengan arahan pemerintah dalam upaya memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha kecil.

“Untuk pinjaman di bawah seratus juta tidak diwajibkan agunan,” tuturnya.

Selain kemudahan persyaratan, suku bunga yang tetap berada di angka 6 persen turut menarik minat pelaku usaha.

Berdasarkan catatan BRI, pengajuan kredit terus bertambah, terutama dari sektor perdagangan dan usaha mikro yang membutuhkan tambahan modal kerja menjelang akhir tahun.

Audrey melanjutkan, kebijakan pemerintah dan dukungan perbankan menjadi kombinasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia menilai, kredit yang tersalurkan bukan hanya membantu pelaku usaha, tetapi juga berdampak pada peningkatan daya beli masyarakat di daerah.

“Antusias cukup tinggi, dan kami harap bisa terus menggerakkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak.

Warga yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai KUR dapat langsung mendatangi kantor BRI Tanjung Redeb untuk berkonsultasi terkait syarat dan jenis pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usahanya.

“Silakan datang ke kantor kami untuk informasi lebih lanjut,” tutupnya.(sen/arp)

 

Editor : Nurismi
#penyaluran #kur #Tren Positif