Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Atlet Biliar Berau Mosi Tidak Percaya ke Ketua POBSI, Tuntut Pemilihan Ulang Secara Terbuka

Beraupost • Kamis, 6 November 2025 | 11:15 WIB
MOSI TIDAK PERCAYA: Beberapa atlet biliar Berau mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Ketua POBSI Berau Saidin. (ANTO UNTUK BERAU POST ANTO UNTUK BERAU POST)
MOSI TIDAK PERCAYA: Beberapa atlet biliar Berau mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Ketua POBSI Berau Saidin. (ANTO UNTUK BERAU POST ANTO UNTUK BERAU POST)

BERAU POST – Beberapa atlet biliar Berau, mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Berau, Saidin.

Karena dinilai menduduki jabatan tersebut tidak sesuai administrasi. Anto, salah satu atlet biliar Berau, menjadi suara pertama yang menyampaikan keresahan itu.

Ia mengatakan, sejak awal para atlet tidak pernah diberi tahu soal pemilihan ketua baru POBSI. 

“Kami tidak tahu-menahu soal pemilihan ketua. Tidak ada musyawarah, tidak ada pemberitahuan ke rumah-rumah biliar maupun ke atlet,” ujarnya, Selasa (4/11) malam.

Bukan hanya soal pemilihan yang dianggap tertutup, Anto juga menyoroti gaya kepemimpinan pengurus yang dinilainya minim arah dan komunikasi.

“Selama menjabat, tidak ada visi, tidak ada tujuan yang berjalan. Silaturahmi dengan para atlet juga tidak pernah dilakukan,” kata dia.

Situasi ini, menurut Anto, membuat banyak atlet merasa kehilangan semangat. Mereka khawatir masalah diinternal justru mencoreng nama baik daerah.

Langkah mosi tidak percaya pun menjadi pilihan terakhir. “Kami ini membawa nama Berau. Jangan sampai karena masalah internal, citra kita rusak di luar,” tuturnya.

“Sudah bulat. Tidak ada jalan lain,” sambung Anto. 

Para atlet kini bersepakat akan menggelar pemilihan ulang ketua POBSI Berau secara terbuka dan musyawarah.

“Kami ingin pemilihan dilakukan dengan cara yang benar. Semua rumah biliar tahu, semua terlibat. Bukan sepihak,” katanya.

Dukungan terhadap langkah ini datang dari sejumlah rumah biliar di Berau, antara lain LS Billiard, 26 Billiard, A2R, dan Majestic Billiard.

Mereka juga telah melayangkan surat pernyataan sikap ke POBSI Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam surat itu, disebutkan bahwa pembentukan atau pemilihan pengurus sebelumnya tidak sesuai dengan AD/ART organisasi dan dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus aktif.

Surat tersebut dikirim pada 27 November 2023, dan pihak provinsi disebut telah menyarankan dilakukan mediasi.

Namun, upaya mediasi itu hingga kini belum juga terwujud.“Kami sudah mengajak bertemu, tapi tidak direspons,” ujar salah satu perwakilan rumah biliar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua POBSI Berau, Saidin, menilai persoalan ini sebaiknya diselesaikan secara baik-baik.

Ia menegaskan pintu organisasi tetap terbuka bagi para penggiat biliar yang ingin berpartisipasi secara resmi. 

 “Agar kuat apa yang menjadi tuntutan dan keinginan teman-teman penggiat biliar, segera saja mendaftar sebagai klub resmi di bawah POBSI,” ujar Saidin ketika dikonfirmasi.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar rumah biliar maupun komunitas memiliki hak bicara dan suara terlebih dahulu masuk dalam forum resmi, termasuk saat Musyawarah Cabang (Muscab) mendatang.

 “Pendaftaran klub ini adalah langkah awal. Kami membuka peluang bagi semua rumah biliar untuk mendaftar dan menjadi bagian resmi POBSI Berau,” jelasnya.

Saidin juga menepis tudingan bahwa pengurus tidak pernah berkomunikasi dengan pihak rumah biliar.

Ia mengaku pihaknya pernah menjalin silaturahmi dengan beberapa pengelola rumah biliar untuk membahas penjaringan atlet daerah. 

“Kami tidak pernah dihubungi secara resmi. Tapi kami memang sempat bersilaturahmi dengan rumah-rumah biliar, membahas persiapan penjaringan atlet melalui mereka,” katanya.

Ia melanjutkan, dengan keluarkan mosi tidak percaya ini tidak berpengaruh pada POBSI Berau. Langkah ke depan yang akan diambil yakni duduk bersama dengan para atlet guna membahas persoalan ini.

“Saya tidak tahu, apakah mereka ini terdaftar di POBSI atau tidak?” imbuhnya.

Terkait soal pemilihan dirinya menjadi ketua POBSI, Saidin menilai sudah sesuai regulasi. Beberapa kali pertemuan dan pemilihan dilakukan secara langsung sesuai dengan AD RT. 

“Sudah ada (pertemuan,red) sebelumnya, dan terpilih,” tutupnya. (hmd/arp) 

Editor : Nurismi
#Atlet Biliar #Kabupaten Berau #POBSI #mosi tidak percaya