Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

KKP Kunjungi Berau, Siapkan Buyung-Buyung dan Talisayan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Beraupost • Sabtu, 1 November 2025 | 08:25 WIB
TINJAUAN LAPANGAN: Tim KKP bersama Dinas Perikanan saat berkunjung di Kampung Buyung-Buyung, Tabalar untuk melihat potensi pembentukan KNMP Hub. (SENO/BP)
TINJAUAN LAPANGAN: Tim KKP bersama Dinas Perikanan saat berkunjung di Kampung Buyung-Buyung, Tabalar untuk melihat potensi pembentukan KNMP Hub. (SENO/BP)

BERAU POST – Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan kunjungan lapangan ke wilayah pesisir Kabupaten Berau, tepatnya di Kampung Buyung-Buyung dan Kampung Talisayan.

Kunjungan itu merupakan bagian dari tahap identifikasi dan pemetaan calon lokasi untuk pembentukan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), program nasional yang bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui konsep pengelolaan terintegrasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah mengatakan, fokus utama kunjungan itu untuk menginventarisasi potensi, kekurangan, serta permasalahan yang dihadapi nelayan di kampung-kampung pesisir.

“Sekarang tugas kami menyiapkan persyaratannya untuk administrasi,” katanya, Jumat (31/10).
Dari hasil kunjungan awal, KKP meninjau dua lokasi utama yakni Kampung Buyung-Buyung dan Kampung Talisayan. Sementara satu lokasi lainnya, Kampung Bidubiduk, belum sempat dikunjungi.

Namun, Maulidiyah menyebut tim daerah masih menyiapkan data tambahan untuk kampung lain yang berpotensi masuk dalam daftar usulan, seperti Kampung Kasai dan Wilayah Radak.

“Dengan kedatangan tim KKP ini, diminta jangan hanya tiga, bisa lebih banyak. Soal lahan juga fleksibel, tidak harus satu hektare, setengah hektare bisa, sepanjang tersedia lahan kita siapkan,” ungkapnya.

Menurut Maulidiyah, langkah ini menjadi peluang besar bagi daerah untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan. Apalagi program KNMP memiliki dukungan langsung dari pemerintah pusat.

Ia berharap pembentukan kampung nelayan ini bisa memperkuat ekonomi pesisir secara berkelanjutan.

“Kampung yang diobservasi terutama yang wilayah pesisir. Kita lihat potensinya apa, kekurangannya apa, dan permasalahannya apa. Itu semua akan diinventarisasi,” tuturnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Ekonomi, Sosial, dan Budaya sekaligus Ketua Tim Koordinasi Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Trian Yunanda menjelaskan, kunjungan ke Berau merupakan bagian dari proses pemetaan calon Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional.

Ia menerangkan, konsep pengembangannya tidak hanya membangun satu desa, melainkan ekosistem bisnis nelayan yang saling terhubung antara satu kampung dengan lainnya.

“Jadi kami ingin memetakan desa nelayan di sini untuk bisa dijadikan satu ekosistem bisnis sendiri,” terangnya.

Ia menjelaskan, konsep Kampung Nelayan Merah Putih menitikberatkan pada integrasi dari hulu ke hilir.

Nantinya akan ada satu kampung yang menjadi Hub atau pusat pengelolaan produksi perikanan, sedangkan kampung-kampung di sekitarnya akan berfungsi sebagai penyangga.

“Yang Hub nanti jadi pusat produksi lengkap, sedangkan desa penyangga bisa kita bangun shelter, pabrik es, atau dermaga tambat. Hasil tangkapan dari penyangga bisa diangkut ke Hub untuk dikelola,” terangnya.

Menurutnya, setiap desa nelayan di Berau memiliki peluang untuk menjadi bagian dari program ini. Karena itu, ia mendorong kampung-kampung nelayan agar aktif menyiapkan diri dan berlomba-lomba memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Awalnya memang untuk Hub butuh lahan sekitar setengah sampai satu hektare, tapi desa penyangga tidak perlu seluas itu,” paparnya.

Trian menambahkan, usulan dari daerah akan segera dikaji oleh KKP setelah tim melakukan verifikasi lapangan.

Rencananya, tim pusat akan kembali ke Berau pada akhir November atau awal Desember untuk memfinalisasi hasil pemetaan, sekaligus memastikan kesiapan lahan dan potensi produksi setiap kampung.

“Tim kami akan datang lagi untuk menindaklanjuti hasil pemetaan. Semua akan mendapat dukungan anggaran dari pusat,” ungkapnya.(sen/arp)

Editor : Nurismi
#merah putih #kampung nelayan #kkp