Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Bupati Berau Tekankan Peran Pemuda Majukan SDM, Ingatkan Bijak Gunakan Media Sosial

Beraupost • Selasa, 7 Oktober 2025 | 13:35 WIB
DUKUNG SDM: Sarasehan remaja atau pemuda muslim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia Berau di Balai Mufakat, Senin (6/10). (IZZA/BP)
DUKUNG SDM: Sarasehan remaja atau pemuda muslim yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia Berau di Balai Mufakat, Senin (6/10). (IZZA/BP)

BERAU POST – Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Sarasehan Pemuda Muslimin Berau yang digelar Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Berau di Balai Mufakat, Senin (6/10).

Ia menekankan, kualitas sumber daya manusia (SDM) Berau terus menunjukkan kemajuan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Berau mencapai 76,71 persen yang merupakan tertinggi di Kalimantan Timur. Capaian itu, tentunya tak lepas dari kontribusi generasi muda yang terus berkembang dalam berbagai bidang.

“Data BPS menunjukkan Berau memiliki SDM paling maju di Kalimantan Timur, dan pemuda adalah bagian penting dari capaian itu,” ungkapnya.

Ia mengajak kaum muda agar terus belajar, membaca, dan bergaul dengan orang-orang yang bisa memberikan pengaruh positif.

“Jangan berhenti memperbaiki diri. Jadikan setiap kesempatan sebagai sarana untuk tumbuh,” tambahnya.

Sri Juniarsih menyoroti pentingnya karakter dan akhlak dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing.

Ia mengingatkan agar penggunaan media sosial dilakukan secara bijak, bukan untuk memprovokasi atau menyebarkan hal negatif.

“Kita harus bijak menghadapi berbagai hal, bukan mengompori di media sosial. Gunakan media sosial untuk hal yang positif, memberikan pengaruh baik, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Menurutnya, perbedaan antara pemuda yang dibina dan yang tidak terarah sangat terlihat dari perilaku dan cara berpikir.

Pemuda yang memiliki dasar moral dan etika yang kuat, katanya, akan menjadi bagian dari solusi, bukan sumber masalah.

“Sebagai muslim yang baik, kita harus menjaga akhlak dan moral. Aktif di media sosial boleh saja, tapi tetap santun dalam berucap dan bersikap,” ujarnya.

Ia menambahkan, sikap kritis terhadap keadaan perlu dimiliki generasi muda, namun harus dibarengi dengan adab dan etika.

Etika dinilai penting karena menunjukkan karakter pemuda yang solid dan beradab.

"Ini juga mencerminkan Islam sebagai rahmatan lil alamin yang membawa kebermanfaatan bagi semua,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang bersifat pemberdayaan generasi muda dan peningkatan SDM.

Salah satunya melalui berbagai program pendidikan dan pembinaan karakter, termasuk pemberian insentif bulanan bagi ustaz dan ustazah yang berperan dalam membentuk generasi berakhlak.

“SDM adalah kunci keberhasilan pembangunan. Karena itu, kami mendukung penuh kegiatan yang membina dan memberdayakan kaum muda agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan,” tutupnya. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#pemkab berau #media sosial #sumber daya manuasia