Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tambang Masih Primadona, Disnakertrans Berau Genjot Pelatihan Kerja

Beraupost • Sabtu, 27 September 2025 | 14:30 WIB
Kepala Disnakertrans, Zulkifli Azhari. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
Kepala Disnakertrans, Zulkifli Azhari. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST — Dunia ketenagakerjaan di Kabupaten Berau menunjukkan geliat yang terus meningkat. Hingga triwulan II tahun 2025, sebanyak 48.497 tenaga kerja berhasil terserap dari berbagai sektor industri yang beroperasi di Bumi Batiwakkal.

Angka ini menjadi sinyal positif bahwa iklim ekonomi daerah terus tumbuh dan memberikan ruang kerja bagi masyarakat lokal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Berau, Zulkifli Azhari, mengungkapkan bahwa dari seluruh sektor yang menyerap tenaga kerja, sektor pertambangan khususnya batu bara masih menjadi yang paling dominan dan paling diminati para pencari kerja di wilayah ini.

“Sektor tambang masih menjadi primadona dan tujuan utama para pencari kerja di Berau,” ujarnya kepada awak media ini.

Meski dominasi sektor tambang begitu kuat, Zulkifli menegaskan bahwa sektor lainnya seperti perkebunan, jasa, perdagangan, hingga pariwisata juga memiliki potensi besar dan masih banyak membuka peluang kerja.

Namun, minat masyarakat yang tinggi terhadap sektor tambang kerap membuat sektor-sektor lain seolah terlupakan.

“Tapi kami ingin menekankan bahwa sektor lain juga memiliki potensi besar, terutama di sektor perkebunan kelapa sawit yang juga banyak membutuhkan tenaga kerja,” jelasnya.

Seiring dengan terus meningkatnya angka serapan tenaga kerja, tantangan baru pun muncul. Kesesuaian antara ketersediaan lapangan kerja dengan keterampilan (skill) tenaga kerja lokal.

Oleh karena itu, Disnakertrans Berau menilai pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pendidikan.

“Kami terus berupaya melakukan pelatihan kerja berbasis kompetensi dan menjalin kerja sama dengan perusahaan, agar masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan sesuai dengan skill yang dimiliki,” kata Zulkifli.

Zulkifli menambahkan, penyerapan tenaga kerja secara maksimal tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah.

Kolaborasi dengan dunia industri sangat penting agar kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan standar dan tuntutan pasar kerja saat ini.

“Kami mendorong perusahaan-perusahaan di Berau untuk terus membuka kesempatan kerja bagi warga lokal dan memberikan pelatihan-pelatihan tambahan bagi karyawan mereka. Ini bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap pengembangan daerah,” tegasnya.

Dengan tren positif ini, Disnakertrans optimistis bahwa angka penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Berau akan terus meningkat hingga akhir tahun 2025.

“Fokus kami ke depan adalah mendorong pemerataan kesempatan kerja dan peningkatan kualitas tenaga kerja. Semua warga Berau punya hak untuk mendapatkan pekerjaan yang layak, sesuai dengan kemampuan dan minatnya,” pungkas Zulkifli. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#tenaga kerja #Penyerapan #tambang #Kabupaten Berau