BERAU POST– Potensi kerang di Kampung Pulau Derawan tak lagi sekadar hiasan laut, melainkan bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi warga.
Dekranasda Berau bersama Diskoperindag pun melatih masyarakat setempat membuat kerajinan dari bahan tersebut.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menjelaskan, pelatihan yang berlangsung selama empat hari, mulai 18 hingga 21 September ini, diikuti oleh 15 peserta yang seluruhnya merupakan warga Pulau Derawan.
Menariknya, para peserta terdiri dari ibu rumah tangga dan bapak rumah tangga yang sehari-hari tinggal di sekitar kawasan wisata andalan Berau tersebut.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat sekitar destinasi wisata agar dapat berperan aktif dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata,” ujarnya.
Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah melalui penyediaan souvenir atau cendera mata khas daerah yang dibuat langsung oleh warga setempat.
Menurutnya, kerajinan dari kerang memiliki nilai jual sekaligus nilai seni yang tinggi, dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Pulau Derawan bagi wisatawan. Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan dari pelatihan ini.
“Kami berharap setelah pelatihan ini para peserta tidak berhenti memproduksi. Keterampilan akan semakin baik jika diasah secara berkelanjutan,” tegasnya.
Meski begitu, ia tidak menutup mata terhadap tantangan yang dihadapi para perajin, terutama dalam hal permodalan dan pemasaran.
Karena itu, ia berharap perhatian dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga pemerintah kampung, untuk memberikan dukungan lanjutan.
“Kami sangat berharap ada kerja sama lintas sektor, misalnya melalui BUMK (Badan Usaha Milik Kampung) atau Koperasi Desa (Kopdes) agar hasil pelatihan ini bisa terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi perekonomian warga,” pungkasnya.(aja/arp)
Editor : Nurismi