Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Ini Syarat UMKM di Berau Agar Bisa Dapat Bantuan Gerobak Gratis dari Pemerintah

Beraupost • Rabu, 3 September 2025 | 09:35 WIB
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang. (IZZA/BP)
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang. (IZZA/BP)

BERAU POST – Sebanyak tujuh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), di Kecamatan Batu Putih, bakal menerima bantuan gerobak usaha dari Pemerintah Kabupaten Berau.

Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 dan disalurkan melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskoperindag Berau, Hidayat Sorang, menjelaskan bantuan itu diperuntukkan bagi kelompok UMKM yang telah mengajukan permohonan, di mana permohonan kelompok usaha di Batu Putih itu masuk sejak tahun lalu.

“Proposalnya sudah masuk tahun lalu. Tahun ini akan direalisasikan tujuh unit gerobak bagi tujuh pelaku usaha di dalam kelompok itu,” jelasnya kepada Berau Post, Selasa (2/8).

Adapun syarat utama untuk mendapat bantuan adalah adanya proposal resmi, dan kelompok tersebut sudah berbadan hukum, serta memiliki lokasi berjualan yang telah diketahui pemerintah kampung setempat.

“Permohonan ini juga harus disetujui oleh pemerintah kampungnya,” ujarnya.

Pihaknya sendiri telah mendatangi langsung kelompok yang berkaitan. Pun para pelaku usaha di Batu Putih sebelumnya telah mengajukan gerobak dengan spesifikasi sesuai kebutuhan masing-masing. Sebagian besar berencana memanfaatkan bantuan itu untuk berjualan keliling, misalnya di lapangan atau ruang publik lainnya atau ketika ada event.

“Mereka mengajukan spek gerobaknya sendiri. Jadi lebih sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. Gerobaknya juga bisa dibawa kemana-mana,” terangnya.

Selain bantuan dari pemerintah kabupaten, pelaku usaha juga bisa mengajukan tambahan bantuan melalui dana kampung. Apalagi bantuan ini sifatnya stimulus. Jika ada kebutuhan lain, mereka bisa memanfaatkan dana kampung yang tersedia.

Rencana penyaluran gerobak itu sudah dalam tahap persiapan. Namun, tahun ini diakuinya memang belum ada proposal baru yang masuk untuk bantuan serupa. “Proposal terakhir hanya dari tahun lalu. Tahun ini belum ada tambahan proposal lagi,” katanya.

Ia berharap penyaluran bantuan gerobak ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat UMKM di kampung, khususnya di Batu Putih. Dengan fasilitas usaha yang lebih memadai, diharapkan para pelaku UMKM bisa semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.

Ia menambahkan, biasanya bantuan untuk UMKM juga diberikan dari pemerintah provinsi. Namun dirinya belum dapat memastikan, sebab sejauh ini belum ada informasi apapun dari provinsi. Koordinasi dengan provinsi pun masih terbatas, hanya dilakukan secara virtual.

“Seharusnya ada bantuan setiap tahun dari provinsi, tetapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut,” ucapnya. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#usaha #umkm #Kabupaten Berau #pemkab berau #gerobak