Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Tragedi di Proyek Gudang di Berau, Pekerja Tersengat Listrik dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Beraupost • Rabu, 3 September 2025 | 09:15 WIB
LAKA KERJA: Seorang pekerja bangunan tersengat arus listrik yang mengakibatkan luka bakar saat mengerjakan bagian atap bangunan di Jalan Duria I, Tanjung Redeb. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)
LAKA KERJA: Seorang pekerja bangunan tersengat arus listrik yang mengakibatkan luka bakar saat mengerjakan bagian atap bangunan di Jalan Duria I, Tanjung Redeb. (ARTA KUSUMA YUNANDA/BP)

BERAU POST  As (34) dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai, akibat tersengat listrik saat bekerja, di salah satu bangunan di kawasan Jalan Durian I, Tanjung Redeb, Selasa (2/9) sekira pukul 14.00 Wita.

Kapolsek Tanjung Redeb, AKP Yurizca Musiardhillah, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa peristiwa tersebut murni merupakan kecelakaan kerja dan saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Korban tersengat arus listrik dan mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuh," ujarnya kepada awak media ini.

Korban merupakan, warga Gang Batua, Kecamatan Gunung Tabur. Saat kejadian, ia tengah bekerja bersama beberapa rekannya pada proyek pembangunan gudang.

Menurut keterangan saksi, korban sedang berada di atas atap untuk memasang kuda-kuda baja ringan.

Saat salah satu rekannya, menyerahkan rangka baja dari bawah, tanpa disadari ujung baja ringan tersebut mengenai kabel utama milik PLN yang bertegangan tinggi.

Percikan api dan ledakan kecil pun terjadi, dan korban langsung terjatuh terduduk akibat sengatan listrik.

Korban mengalami luka bakar di bagian kaki, telapak tangan, dan punggung. Rekan kerja lainnya, Arif, dengan sigap naik ke atap untuk memberikan pertolongan pertama.

Tak berselang lama, ambulans tiba dan korban segera dilarikan ke RSUD Abdul Rivai, Tanjung Redeb untuk penanganan lebih lanjut. “Korban langsung dilarikan ke RSUD dan beruntung masih bisa diselamatkan,” tuturnya.

AKP Yurizca menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari para saksi.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh pemilik proyek maupun para pekerja konstruksi untuk lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, khususnya jika bekerja di dekat jaringan listrik. Kecelakaan ini bisa dicegah bila ada sistem pengamanan yang lebih baik," tegas Kapolsek.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kecelakaan ini terjadi karena tidak adanya batas pengaman atau tanda bahaya di sekitar kabel listrik, padahal posisinya cukup dekat dengan lokasi pemasangan atap.

Sementara saat dikonfirmasi secara terpisah, Humas RSUD dr Abdu Rivai. Dani Apriat Maja membenarkan adanya pristiwa tersebut. Dimana, korban langsung dilarikan ke IGD sekitar pukul 14.15 Wita.

“Tadi ada menerima pasien dengan keadaan luka bakar grade dua dibagian kaki kanan hingga pinggang korban, serta terdapat luka ringan dibagian punggung kiri korban,” sebutnya.

Korban dalam kondisi sadar dan dapat berinteraksi normal serta sedang mendapatkan tindakan medis oleh tim medis IGD RSUD dr Abdul Rivai dan rencananya akan dirawat inap untuk memantau kondisi korban dan agar dapat menunjang percepatan pemulihannya.

“Iya sudah dirawat dan akan dirawat inap untuk melihat perkembangan kondisi korban,” tutupnya. (aky/hmd)

Editor : Nurismi
#buruh bangunan #kecelakaan kerja #Kabupaten Berau