Utama Pemerintahan Sanggam Kaltara Ekonomi Kombis Gaya Hidup All Sport Makan-Makan Parlementaria Polhukrim Entertaiment Catatan

Disdukcapil Berau Jemput Bola ke Sekolah, Percepat Perekaman KTP Elektronik untuk Pelajar

Beraupost • Senin, 1 September 2025 | 11:25 WIB

 

ILUSTRASI: Para pelajar yang belum memiliki KTP diimbau untuk segera membuat dengan mendatangi kantor Disdukcapil Berau di Jalan APT Pranoto. (BERAU POST)
ILUSTRASI: Para pelajar yang belum memiliki KTP diimbau untuk segera membuat dengan mendatangi kantor Disdukcapil Berau di Jalan APT Pranoto. (BERAU POST)

BERAU POST – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau, terus berupaya mempercepat perekaman KTP elektronik, khususnya bagi pelajar SMA yang sudah berusia 17 tahun.

Program jemput bola ke sekolah menjadi salah satu langkah yang dilakukan, di samping pelayanan reguler yang setiap hari tersedia di kantor Disdukcapil.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengatakan perekaman di sekolah dilakukan setahun sekali.

Di mana pihaknya akan meminta data kepada para kepala sekolah terkait jumlah pelajar yang belum memiliki KTP elektronik.

Dari banyaknya sekolah, akan dipilih sekolah dengan jumlah pelajar paling banyak yang belum memiliki KTP.

“Kita lihat sekolah mana yang jumlah siswanya paling banyak belum melakukan perekaman, tentu sekolah itu yang kita datangi,” jelasnya.

Adapun perekaman di sekolah sudah dilakukan pada awal tahun 2025. Namun pihaknya membuka kemungkinan kembali melaksanakan kegiatan serupa di akhir tahun ini.

Cara ini dinilai efektif karena bisa langsung menyasar kelompok usia produktif yang baru mendapatkan hak administrasi kependudukan.

Selain sekolah, Disdukcapil juga menjadwalkan perekaman di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Tanjung Redeb. Sama halnya dengan di sekolah, kegiatan ini masuk dalam agenda reguler.

Dengan begitu, warga binaan yang ingin memperbaharui atau belum memiliki KTP tetap bisa tercatat dalam data kependudukan.

“Kalau di Rutan juga ada pendataan. Ada juga jadwal perekaman regulernya,” tambahnya.

Namun, tidak semua sekolah di Berau bisa dijangkau langsung oleh tim Disdukcapil. Menurut David, jemput bola ke sekolah hanya dilakukan di wilayah 10 kelurahan yang berada di empat kecamatan terdekat.

Sementara, untuk kecamatan terjauh, pelaksanaan perekaman diserahkan kepada pihak kecamatan.

“Kalau untuk kecamatan yang jauh, jemput bola ke sekolah bisa dijadwalkan oleh kecamatan. Bisa juga dipanggil di kantor camat, karena di setiap kecamatan sudah ada alat perekaman KTP,” ujarnya.

Disebutnya, kendala yang kadang terjadi di kampung-kampung yakni terkait jaringan. Namun, pihaknya cukup terbantu dengan adanya program 1.000 titik WiFi Pemkab Berau yang menyasar fasilitas umum serta kantor kampung.

Diakuinya sangat meembantu memperlancar pelayanan perekaman data kependudukan. Dengan adanya fasilitas itu, kendala jaringan seharusnya tidak lagi menjadi alasan.

Selain itu kadang ada saja alat perekaman yang rusak, dan pihaknya akan segera melakukan perbaikan. Jika perbaikan tidak bisa dilakukan di lapangan, teknisi akan dikirim langsung ke lokasi.

“Kalau sudah diarahkan dari jauh tidak bisa, teknisi kami akan langsung datang ke lokasi,” jelasnya.

Pun blanko KTP pun tetap didistribusikan secara rutin. Melalui berbagai upaya ini, dirinya berharap seluruh masyarakat, khususnya generasi muda yang baru memasuki usia 17 tahun, dapat segera memiliki KTP elektronik.

Dokumen kependudukan itu dinilai sangat penting sebagai identitas sekaligus syarat mengakses berbagai layanan publik. (aja/hmd)

Editor : Nurismi
#Disdukcapil Berau #pelajar #administrasi kependudukan #perekaman ktp elektronik